Perekonomian Terus Bergerak, Bupati Sugiri: Prokes Wajib Dijalankan

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Upaya pemerintah daerah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko tak henti hentinya mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk terus taat protokol kesehatan namun disisi lain perekonomian harus terus bergerak.

“Masyarakat Ponorogo yang saya cintai, pandemi Covid-19 masih nyata adanya. Maka dari itu saya berharap agar kita bersama sama harus tetap waspada, tidak boleh lengah dan harus sepenuh hati dalam melawan Covid-19,”terang Bupati Sugiri Sancoko, Senin siang.

“Dari total 3.623 kasus, prosentase kesembuhan mencapai 89,26 persen, untuk meninggal ada 8,45 persen. Sementara yang aktif isolasi sebanyak 84 kasus,”sambung Bupati.

“Memang secara komulatif jumlah kasus kita masih diluar 10 besar kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Namun, dilihat dari skor penilaian epidemiologi, saat ini Ponorogo berada pada status zona orange. Artinya resiko sedang penularan Covid-19,”terangnya.

Baca:  Ingin Kaya Lewat Jalan Pintas, PNS Bangkalan Malah Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Atas hal itu, lanjut Bupati Sugiri, seluruh masyarakat Ponorogo harus optimis menghadapi pandemi Covid-19 namun tidak boleh berlebihan, berpuas diri apalagi merasa situasi sudah terkendali dan aman.

“Upaya menekan kasus aktif ini harus terus dilakukan dan sangat bergantung pada kedisiplinan kita semua, ayo pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan,”lanjutnya.

“Dulur, Ekonomi sejauh ini sudah mulai bergerak lebih baik, namun demikian prioritas nomor satu adalah keselamatan dan kesehatan. Bersama-sama InsyaAllah kita dapat mengatasi ujian ini,”terangnya.

Sementara itu dari data yang ada, hari ini, Senin (3/5), ada 15 kasus Covid-19 dinyatakan sembuh, sementara ada 20 kasus baru dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca:  Tanggul Bengawan Solo Di Kalitengah Lamongan Semakin Tergerus Air Sungai