Penuhi Panggilan dengan Komisi A, Kades Semanding Jenangan Terbukti Curang Beri Soal Ujian Perangkat Desa

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM : Komisi A DPRD Ponorogo yang membidangi Pemerintahan menggelar hearing (dengar pendapat) dengan Pemdes Semanding, Camat Jenangan, dan Dinas Bapemas Pemdes Kabupaten Ponorogo, Senin (3/5/2021).

Pelaksanaan hearing guna menindaklanjuti unjuk rasa warga Desa Semanding, Jenangan yang dilakukan beberapa waktu sebelumnya, terkait penjaringan perangkat desa yang diyakini melakukan kecurangan hingga jual beli jabatan.

Wakil Ketua Komisi A, Agung Priyanto mengungkapkan, Kades Semanding akhirnya mengakui, bahwa pihaknya melalui ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) melakukan kecurangan dengan memberikan bocoran contoh soal kepada salah satu peserta penjaringan perangkat desa untuk dipelajari sebelum tes dilaksanakan.

“Tidak boleh condong ke satu peserta. Kalau ngasih contoh soal (materi) ya semuanya harus dikasih. Kepala desa, BPD harus berlaku adil kepada rakyat,” ujar Agung Priyanto.

Baca:  Balitek DAS Solo, Siap Bantu 18 Titik Anggelan di 3 Zona Banaran

Agung menambahkan, kepala desa jika melakukan fasilitasi apapun bentuknya sudah tidak benar, apalagi BPD. Bagaimanapun juga kades adalah bapaknya orang satu desa.

“Kades harusnya independen, tidak pantas melakukan hal yang tidak semestinya apalagi menyuruh BPD,” imbuhnya.

Terkait praktik jual beli jabatan, menurut Agung hal tersebut sudah menjadi rahasia umum. Sudah ada regulasi yang dibuat agar tidak disalahgunakan.

Ia sendiri menginginkan perangkat desa mempunyai kapasitas dan kapabilitas menyesuaikan tuntutan zaman.

“Kalau mentalitas pejabat mendewakan uang, akan sulit mendapatkan perangkat desa yang berkualitas,” pungkas Agung.(adv/ jrs)