Viral Lurah Minta THR, Langsung Di Pindah. Bupati Berharap Pejabat Menjalankan Amanah Sesuai Perundang-undangan

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Bupati Jombang Mundjidah Wahab langsung memberhentikan jabatan Lurah Jombatan setelah viral beredar surat permohonan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Parsel Lebaran.

Kini lurah Jombatan yang berstatus ASB tersebut sudah tidak menjabat lagi sebagai lurah. Sesuai dengan Keputusan Bupati Jombang Nomor: 188.4.45/236/415.41/2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan pengawas di Lingkup Kabupaten Jombang.

Memutuskan, Kislan sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, kini posisi Lurah Jombatan ditempati oleh Indra Pratama menggantikan Kislan.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab membenarkan pihaknya sudah memberhentikan Kislan dulunya sebagai Lurah Jombatan dan saat ini bertugas di Kecamatan Peterongan.

Ini sudah melalui berbagai pertimbangan sesuai sumpah jabatan dan hari ini dilakukan pergantian lurah yang baru,” terang Bupati usai melantik PNS pejabat pengawas dilingkungan Pemkab Jombang diruang Swagata, bersamaan dengan mutasi perpindahan Lurah Jombatan, Senin (03/4).

Baca:  Di Jombang, Banyak Tanggul Rawan Jebol

Bupati Jombang berharap pejabat Lurah Jombatan yang baru dapat menjalankan amanah sesuai peraturan perundang-undangan sehingga tidak terulang kembali.

Saya harapkan lurah yang baru ini bisa melaksanakan sesuai amanah dan perundang-undangan. Sehingga diakhirnya tidak ada permasalahan terkait dengan hukum,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD-PP) Jombang Senen mengaku belum memanggil  Kislan mantan Lurah Jombatan. Pihaknya menegaskan akan menyelidiki kasus tersebut.

Belum, belum kita panggil karena kemarin hari libur, masalah ini tetap kita dalami motif surat edaran itu,” ungkapnya.

Selain itu, Senen juga membeberkan bahwa masa kerja Kislan sudah tidak lama lagi. Tahun 2022 di bulan September sudah pensiun. Untuk itu diharapkan, dari kejadian tersebut ada hikmah, dimana ASN dilarang dalam melakukan hal itu, dan kedepan tidak terulang kembali.

Baca:  BPOM Temukan Mie Instan Asal Korea Mengandung Babi

Sekedar diketahui, sebuah edaran dengan kepala surat salah satu kelurahan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berisi permintaan THR, di media sosial dan aplikasi WhatsApp, Kamis (29/4).

Pada surat yang dikeluarkan pada 28 April 2021 tersebut, tercantum permintaan bantuan tunjangan hari raya (THR) atau parsel Lebaran Idul Fitri.

Permintaan bantuan itu ditujukan kepada pemilik usaha, toko dan rumah makan di wilayah Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang.(ADV)