Pacitan Mulai Berlakukuan Penyekatan di Perbatasan Antar Provinsi

PACITAN, KANALINDONESIA.COM : Menjelang lebaran Kabupaten Pacitan mulai melakukan penyekatan para pemudik di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah tepatnya di Desa Glonggong dan Desa Cemeng Kecamatan Donorojo serta Desa Jeruk Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan, Senin (3/5/2021).

“Langkah penyekatan ini dilakukan untuk menyekat pemudik yang akan pulang kampung lebih awal, dan penyekatan ini dilakukan di tiga titik, yakni di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur di Desa Glonggong serta di Desa Cemeng Arah Wonosari, dan yang satu lagi di Desa jeruk Kecamatan Bandar ” tetapi ada satu lagi yang harus kita perhatikan yaitu antar rayon di perbatasan Trenggalek dan Pelabuhan Tamperan. Hal ini sesuai perintah Presiden terkait adanya larangan mudik. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,“ ujar Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Baca:  Musim Kemarau Panjang 2018 Polres Pacitan Adakan Bhakti Sosial Bantuan Air Bersih di 12 Kecamatan

Sedangkan untuk para pemudik dan masyarakat yang akan berbelanja atau keperluan lain saat ini masih bisa keluar masuk Kota, namun untuk khusus tanggal 6 sampai tanggal 17 nanti kita akan memperketat utamanya bagi penumpang transpotasi Bus maupun angkutan umum yang dari arah luar kota yang tidak membawa bukti surat hasil test anti Genous dan test Rapied petugas akan menyuruh putar balik kembali jika tidak membawa kedua surat hasil test itu.

” Kebetulan di Pos Pantau ini ada stok kantong plastik test anti Genous dan Rapied test yang masih cukup untuk membantu para pemudik yang belum melakukan test,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, jika ada pemudik yang kedapatan positif dari hasil test Genous dan Rapied testnya, petugas Kesehatan langsung membawa dengan mobil ambulance yang sudah disediakan dan langsung di bawa ke Wisma Atlet untuk karantina sementara, ” lanjutnya.

Baca:  Presiden Berbagi Strategi Belajar Masa Kecil, Saat Penyerahan KIP di Malang

Tak hanya sampai disitu saja, petugas juga akan antisipasi. “Jalur tikus sangat kita waspadai, saya pastikan tidak ada jalur tikus yang lolos dari pengawasan petugas,” tegasnya.

Penyekatan di wilayah yang bertugas diperbatasan melibatkan personel aparat gabungan dari TNI-Polri dan OPD terkait,” pungkas Kapolres.

Pada kesempatan itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan, untuk penyekatan di perbatasan ini sangatlah bagus untuk antisipasi lonjakan kasus Covid 19 yang belum usai.

” Kami pihak pemkab sudah berkoordinasi dengan seluruh kepala Desa untuk menyediakan tempat karantina bagi para pemudik yang kedapatan positif Covid 19 dari hasil test Genous dan Rapid test, jika terjadi Over Load kapasitas di Wisma Atlet nantinya,” sampainya.(Lc)

Baca:  Pesta Miras di Malam Minggu Pemuda di Sumenep Diciduk