Marak Beredar Di Medsos, Penyalahgunaan Uang Mainan, Kapolres Jombang Himbau agar Masyarakat Lebih Waspada dan Teliti

Caption foto : ilustrasi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Maraknya keluhan masyarakat di media social (medsos), terkait adanya transaksi jual beli menggunakan uang mainan, Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, SIK, M.H, menghimbau pada seluruh masyarakat di Kota Santri untuk lebih waspada terhadap penyalahgunaan uang mainan yang digunakan dalam transaksi jual beli. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak ada yang dirugikan dalam transaksi jual beli, baik secara online maupun secara manual.

Pada kanalindonesia.com, saat disinggung soal maraknya postingan di medsos tentang uang mainan ini, pihaknya menuturkan, “Hendaknya masyarakat lebih waspada dan lebih teliti ketika melaksanakan transaksi jual beli dan dapat dicek secara langsung, apakah uang tersebut uang asli atau uang mainan,” ungkapnya.(10/04/2017)

Masih menurut penjelasan Kapolres,” dan bagi masyarakat yang memproduksi uang tiruan, termasuk juga melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Namun penindakan terhadap uang tiruan tidak sama dengan penindakan uang palsu,” ujarnya.

Ketika ditanya terkaii langkah apa yang akan diambil oleh pihaknya dalam menangani masalah ini, Kapolres mengatakan, ” Kita akan koordinasikan dengan institusi terkait untuk melakukan edukasi pada masyarakat untuk terus mengupayakan pemahaman terhadap masyarakat luas, terkait ketentuan tersebut,” pungkasnya.(elo)