Ngaku dari Interpol Polda Jatim dan Bisa Ringankan Hukuman, Seorang Warga Kepanjen Diamankan Polisi

ilustrasi markus

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : YS (41) warga Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, harus diglandang Satuan Reskrim Polres Jombang, setelah tertangkap tangan lakukan aksi penipuan. Dengan berdalih bisa meringankan kasus hukum yang dijalani oleh suami korban, tersangka YS yang mengaku sebagai anggota Interpol polda Jatim, memintai sejumlah uang terhadap korbannya.

AKP Norman Wahyu Hidayat, SIK, selaku Kasat Reskrim Polres Jombang, membenarkan terkait adanya penangkapan oleh Satuan Reskrim Polres Jombang, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” pada hari jumat kemarin sekitar pukul 12.30 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus penipuan dengan kedok mengaku anggota dari Interpol Polda Jatim,” ujarnya.(11/04/2017)

Masih menurut penjelasan Kasat Reskrim,” tersangka YS tertangkap tangan saat melakukan aksi tipu-tipunya, di depan kantor BRI Veteran, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang,” tegasnya.

Saat disinggung bagaimanakah modus operandi yang dilakukan tersangka YS dalam melakukan aksinya, Kasat Reskrim menuturkan,” modus operandi yang dilakukan pelaku dalam menjalankan aksinya yakni, YS mengaku sebagai anggota interpol Polda Jatim dan juga mengatasnamakan salah satu pejabat di Polres Jombang yang bisa meringankan hukuman. Selanjutnya dengan dalih tersebut pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dengan tujuan agar hukuman suami korban yang tersangkut perkara judi di Polres Jombang, bisa diringankan,” pungkasnya.

Kini YS beserta sejumlah barang bukti yakni, uang tunai 2 juta rupiah, diamankan di Polres Jombang, untuk kepentingan lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 378 KUHP, pelaku diancam pidana kurungan paling lama 4 tahun.(elo)