Dua Oknum PNS di Dinas PM dan PTSP Bangkalan Diciduk Tim OTT dan Saber Pungli

KANALINDONESIA.COM, BANGKALAN: Dua oknum PNS di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Kabupaten Bangkalan Jatim. Inisial AHC (36) staf pelayanan IMB) dan AFY (41) Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan. Ditangkap Sat. Reskrim Polres Bangkalan bersama tim operasi tangkap tangan dan sapu bersih pungutan liar (OTT Saber Pungli) Bangkalan.

“Dua oknum PNS di DInas PM dan PTSP Bangkalan ditangkap  tim OTT Saber Pungli Bangkalan. Karena saat dilakukan penggeledahan dibadan AFY ditemukan uang tunai sebesar Rp. 5.050.000 yang diduga hasil pungli mengurus IMB dari PT Golden Marin Bangkalan,” terang Kapolres Bangkalan, AKBP Anisulla M.Ridha saat gelar press release dengan belasan awak media, Rabu, (12/4/2017).

Menurut penjelasan pak Anis, begitu panggilan akrab Kapolres Bangkalan ini. Ketika saksi Anwar Sadat dari PT Golden Marin Bangkalan yang bergerak dibidang pengembangan perumahan kemarin datang ke Dinas PM dan PTSP Bangkalan untuk pengajuan legalisir 126 berkas izin mendirikan bangunan (IMB). Kemudian AFY dibantu stafnya AHC minta imbalan setiap berkasnya Rp. 40 ribu. Pada saat penyerahan uang tunai sesuai hasil kesepakatan yakni sebesar Rp.5.050.000. Tim OTT dan Saber Pungli bergerak cepat menangkap  AHC dan saat dilakukan penggeledahan dibadan AFY ditemukan uang Rp. 5.050.000,-

Saat ini kedua tersangka AFY dan AHC diinapkan dihotel prodeo Mapolres Bangkalan untuk menunggu proses hukum lebih lanjut.. Uang tunai sebesar Rp. 5.050.000, 126 berkas pengajuan legalisir IMB dan buku register legalisir disita sebagai barang bukti.

“AFY dan AHC nantinya akan dijerat pasal 12 huruf e UURI No.31/1999 sebagaimana diubah UURI No.20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun dan minimal 4 tahun kurungan penjara,” papar Anis . (yans).