DPO Satresnarkoba Polres Jombang, Berhasil Diamankan

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : ARS (43), warga jalan Kertanegara, Dusun Kwijenan, Kelurahan Jelakombo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, setelah sekian lama melarikan diri, dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), Satuan Resnarkoba Polres Jombang, akhirnya berhasil diamankan oleh pihak Satuan Resnarkoba Polres Jombang.

ARS menjadi DPO Satresnarkoba Polres Jombang dalam  perkara peredaran gelap narkotika atas tersangka lain yang sudah tertangkap dan masih dalam proses penyidikan petugas. Bahkan tersangka merupakan residivis Narkoba yang sudah pernah dihukum pidana penjara selama 5 tahun dilapas narkoba Madiun yang akan berakhir masa hukumannya pada bulan Agutus 2018 (red : sedang menjalani proses pembebasan bersyarat).

AKP Hasran, SH, M.Hum, selaku Kasat Resnarkoba Polres Jombang, membenarkan adanya penangkapan tersangka ARS yang merupakan DPO, dari satuannya. Pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” memang benar jajaran Satresnarkoba berhasil ungkap kasus tindak pidana narkoba, pada hari Selasa tanggal 11 April 2017, pada pukul 15.00 WIB, di Jalan Raya, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang,” ujarnya.(13/04/2017)

Saat disinggung bagaimana, modus operandi yang dilakukan tersangka, Kasat Resnarkoba, mejelaskan,” tersangka ARS, yang berstatus DPO, tertangkap tangan oleh petugas, setelah dilakukan tindakan penggeledahan pada tersangka ARS, petugas menemukan sejumlah barang bukti yakni, sabu-sabu seberat 4,87 gram, 1 Hand Pond (HP) merek Nokia berikut simcardnya, serta uang tunai Rp 200,000,-,” tegasnya.

Lanjut Kasat Resnarkoba,” kini pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Jombang, untuk pengembangan lebih lanjut, serta memburu tersangka lain,” pungkasnya.

Atas perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 114 (1) Jo Pasal 112 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun kurungan penjara.(elo)