4 Pengedar Sabu Diamankan Tim Gabungan Satresnarkoba Polres Mojokerto dan Direskoba Polda Jatim

4 tersangka pengedar narkoba saat diamankan petugas Kepolisian

KANALINDONESIA.COM, MOJOKERTO : TIm gabungan dari Satresnarkoba Polres Mojokerto dan Direskoba Polda Jatim berhasil mengamankan 4 pengedar sabu. Kempat pelaku ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda.

AKP Sahari SH, selaku Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto, membenarkan terkait adanya penangkapan 4 pelaku pengedar narkoba tersebut, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” semula petugas berhasil membekuk Farid ( 47 ) dan Agus Fajar B.( 40 ), kedua orang tersebut ditangkap dirumahnya di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko Mojokerto,” ujarnya.(21/04/2017)

Masih menurut penjelasan Kasat Resnarkoba,” Ditempat  tersebut petugas berhasil menemukan barang bukti berupa satu poket sabu kemasan klip , satu poket sabu kemasan klip plastik yang dimasukan dalam dompet warna hitam, uang tunai Rp 50 Ribu serta HP merk samsung warna silver milik tersangka milik Farid,” ungkapnya.

Lanjut Kasat Resnarkoba,” sementara itu dari tangan Agus Fajar petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 650 ribu, dan HP merk samsung warna putih. Keduanya mengaku kalau sabu tersebut didapat dari M Saparudin warga Desa Ngampel Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap M Saparudin ( 28 ) di Dusun Bekucuk Desa Tempuran Sooko Mojokerto. Petugas  berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu 2 poket kemasan klip yang dimasukan kedalam tempat permen merk mentos dan HP merk samsung warna hitam. Petugas kembali lakukan pengembangan, dan akhirnya kami ringkus Eka Candra dan barang bukti berupa 1 buah timbangan merk CAL warna silver, Hp merk Evercross warna putih, HP merk Oppo warna putih dan sebuah tas warna coklat. Pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari L ( DPO ) warga Desa Japan, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto,” pungkasnya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan psl 112 ayat(1) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(mmk1/elo)