Pilkada DKI, KPU Gelar Pungutan Suara Ulang di TPS Pondok Kelapa

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA: Komisi Pemilihan Umum(KPU) mengelar pemungutan suara ulang di  TPS 019, yang berada di kompleks Perumkar DKI, di mana para pemilih merupakan warga RT 011, RT 017 dari RW 02 Pondok Kelapa, Jakarta.

Pemungutan suara dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi  dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bahwa adanya penyalahgunaan surat undangan pemilih, atau formulir C6 yang diberikan bukan tertulis dalam daftar pemilih tetap.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Duren Sawit Nurtyas Kadarto mengatakan, pemungutan ulang digelar, lantaran ada dua warga non-DKI terbukti menggunakan hak suara milik warga yang diketahui terdaftar sebagai pemilih.

“Di pelaksanaan putaran kedua kemarin, ada dua warga yang non-DKI yang menggunakan C6 surat orang lain,” ujar Nurtyas di lokasi, Sabtu( 22/04/2017).

Nurtyas menambahkan, dalam putaran kedua terdapat 661 DPT dan sebanyak 560 warga menggunakan hak pilihnya.

Hasilnya pada putaran kedua kemarin, pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan – Sandiaga Uno unggul dengan 349 suara, sedangkan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat mendapatkan 202 suara.Dari jumlah perolehan suara itu, sebanyak sembilan kertas suara dianggap tidak sah.

Sementara itu, berdasarkan sistem penghitungan milik KPU DKI Jakarta, pasangan Anies – Sandi memperoleh 3.240.379 suara (57,95 persen) dan Ahok – Djarot 2.351.438 (42,05 persen).

Suara itu telah dihitung dari seluruh TPS Jakarta berjumlah 13.034 dengan total yang menggunakan suara 5.591.817.(KI-01)