Disnaker Jombang : Kesejahteraan Buruh di Jombang Terjamin, Karena Survey KHL Buruh Jombang 2017 Dibawah UMK Jombang

ilustrasi umk

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang menegaskan saat ini Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk Kabupaten Jombang sebesar Rp.2.082.730,- sudah jauh diatas dari survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan serikat buruh Jombang pada tahun 2016 yakni sebesar Rp. 1730.000.

Hal ini disampaikan oleh Heru Wijayanto, selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan, “Jika berbicara tentang undang-undang ketenaga kerjaan yang menyebutkan bahwa seharusnya UMK itu setara dengan KHL, kita jauh lebih baik dari kabupaten tetangga karena UMK kita jauh diatas KHL yang sudah diservey,” ujarnya.(27/04/2017)

Masih menurut penjelasan Heru, “ selain nilai UMK yang diatas KHL, kesejahteraan buruh juga tergantung dari niatan baik para pengusaha, untuk itu pihak Naker selalu mensosialisasikan adanya penerapan manajemen skala upah di masing-masing perusahaan,” tegasnya.

Lanjut Heru,” yang disini bisa diartikan dengan masa kerja berapa tahun seorang buruh maka gajinya akan mengalami kenaikan sekian persen,” ungkapnya.

Namun saat disinggung apakah sejumlah perusahaan di Kabupaten Jombang, menerapkan skala upah UMK, pada setiap buruh yang bekerja di perusahaan, Heru menjelaskan,” pihak naker sendiri menyadari bahwa tidak setiap perusahaan di Kabupaten Jombang menerapkan manajemen skala upah kepada para pekerjanya. Hal ini dikarenakan lesunya ekonomi dunia yang saat ini tengah melanda, dan Orderan perusahaan saat ini masih sepi karena imbas dari ekonomi dunia, mereka masih berfikir saat ini bagaimana cara bertahan saja,” pungkasnya.(elo)