Polres Jombang Antisipasi Konvoi Kelulusan

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Aparat Kepolisian Polres Jombang, menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kabupaten Jombang, untuk meminta kepala sekolah SMA/SMK menyurati para orang tua siswa saat pengumuman kelulusan pada 2 mei 2017 mendatang. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi aksi konvoi kelulusan serta tradisi corat-coret seragam sekolah.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Jombang, yakni AKBP Agung Marlianto, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan, “Berdasarkan informasi yang kami terima pihak sekolah akan menyurati mereka yang lulus ujian nasional, namun yang tidak lulus akan didatangi oleh guru dan kepala sekolah masing-masing,” ujarnya.(28/04/2017)

Masih menurut penjelasan Kapolres,” dengan metode, pengumuman kelulusan seperti ini, diharapkan bisa meminimalisir aksi konvoi dijalan raya, dan jika memang masih ada siswa yang melaksanakan konvoi, kami akan tindak tegas. Sudah kami intruksikan kepada jajaran satuan lalulintas untuk memberikan penegakan hukum bagi mereka yang tetap berkonvoi,” tegasnya.

Lanjut Kapolres,” kami menghimbau kepada para siswa yang melaksanakan uforia kelulusan hendaknya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat daripada harus dengan aksi corat coret seragam serta konvoi dijalan raya yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Alangkah indahnya jika seragam yang sudah tidak digunakan tersebut dapat lebih bermanfaat jika disumbangkan untuk mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sebanyak 123 sekolah yang ada di Kabupaten Jombang melaksankan ujian Nasional Berbasis Komputer pada 4 – 6 April 2017 silam, Yakni dengan rincian 63 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 47 SMA, dan 13 Madrasah Aliyah (MA).  Pelaksanaan UNBK SMA dan sederajat di Kabupaten Jombang diikuti 16.893 siswa, dengan rincian 8.104 siswa SMK dan 8.789 siswa SMA dan MA yang tersebar di 21 kecamatan.(elo)