Home / Hukum / Jatim

Senin, 15 November 2021 - 16:18 WIB

Terlibat Curanmor, Tiga Warga Mangge Magetan Diamankan Polres Madiun Kota

Editor - ARSO

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan tengah memberikan pesan kepada otak curanmor AA, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Ketiganya hanya bisa tertunduk saat rilis digelar di Mapolres Madiun Kota. (Foto: Agus)

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan tengah memberikan pesan kepada otak curanmor AA, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Ketiganya hanya bisa tertunduk saat rilis digelar di Mapolres Madiun Kota. (Foto: Agus)

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan tengah memberikan pesan kepada otak curanmor AA, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Ketiganya hanya bisa tertunduk saat rilis digelar di Mapolres Madiun Kota. (Foto: Agus)

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Tiga warga Kelurahan Mange, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dibekuk Sat Reskrim Polres Madiun Kota, beberapa hari lalu. Mereka ditangkap terpisah, berawal dari otak kawanan pelaku curanmor yaitu AA (27), diikuti DS (22) pekerjaan serabutan dan AS (19) mahasiswa.

“AA pertama kali beraksi bersama DS, di Desa Pucangrejo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, 20 Oktober 2021 pukul 17.00. Pelaku menggasak motor, kebetulan anak kunci motor Honda Nopol AE 3561 MX masih tertancap, selanjutnya motor dibawa pulang,” jelas Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Senin (15/11/2021).

Baca Juga  Hari Keenam, Praperadilan JE Hadirkan Ahli Kriminologi Universitas Brawijaya

Aksi kedua, AA mengajak AS beraksi di teras gudang beras di Desa Pule, 7 Nopember 2021 lalu sekitar pukul 16.00. Disini keduanya menggasak Honda Supra 125 Nopol AE 6007 QD, motor sempat dipakai beberapa lama. Lalu, motor ditawarkan melalui akun FaceBook (FB), dari 2 motor satu motor hasil kejahatan kedua dibeli seseorang.

Baca Juga  Dongkrak PAD Desa Semampir Sidoarjo Launching 'Sinergi Advertising'

Sedangkan, motor hasil kejahatan pertama belum laku, petugas menerima informasi itu, kemudian melakukan kontak. Selanjutnya, disepakati pertemuan, begitu motor diyakini sesuai target, AA langsung dibekuk. Saat dilakukan pengecekan motor itu, sesuai data laporan korban.

Dari hasil pemeriksaan, tambahnya, motor hasil aksi kedua laku Rp 4 juta, uangnya sebagian besar dipakai untuk bayar hutang. Sedangkan, temannya tidak diberi uang hasil penjualan, keterangan lain menyebutkan 2 nama diajak beraksi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 363 ke 4e ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Saya juga ingatkan, saat memarkir motor anak kunci dicabut, ditambah kunci pengaman dan mudah diawasi,” ujar Kapolres Madiun Kota lagi. (abas)

Share :

Baca Juga

Jatim

Petani Ponorogo ini Ditemukan Meninggal Tersambar Petir Saat Membajak Sawah

Jatim

Sat Samapta Polres Ponorogo Gelar Pengamanan Ibadah Umat Nasrani di Sejumlah Gereja

Jatim

Kapolres Ponorogo Buka Bimtek Relawan Vaksinator

Daerah

PKS Perjuangkan Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Cholil Bangkalan

Daerah

Santuni Yatim Piatu Agung Mulyono Gelar Doa Untuk Kesembuhan Dan Kesehatan SBY

Jatim

TNI-Polri Monitoring Vaksinasi di Balai Desa Selur, Ngrayun

Jatim

Antisipasi Arus Balik, Puluhan Kendaraan Diperiksa di Pos Perbatasan Ponorogo Trenggalek

Daerah

HUT Pramuka PKS Jatim Ajak Sinergi dan Kolaborasi Membina Generasi Muda