DVI Tak Datang, Identifikasi Jenazah Korban Keenam Longsor Banaran Tertunda

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Tim Desarse Victim Identification (DVI) menunda kedatanganya ke Ponorogo untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah korban ke enam bencana tanah longsor di Desa Banaran, Pulung, Ponorogo, Jatim.

Penundaan kedatangan tim DVI di RSUD dr Hardjono yang rencananya hari ini, Selasa(02/05/2017) ditunda karena adanya kejadian kebakaran yang menimpa rumah sakit Bhayangkara, Kediri.

“Tim DVI menunda kedatangan untuk melakukan identifikasi atas jenazah korban ke enam bencana tanah longsor Banaran,”ucap Kapolsek Pulung AKP Deny Fachrudianto kepada kanalindonesia.com melalui sambungan telephun selulernya.

AKP Deny tidak menjelaskan secara rinci penyebab penundaan kedatangan tim DVI ini, hanya saja dia menyebut ada kemungkinan karena kejadian kebakaran yang menimpa rumah sakit Bhayangkara, Kediri. Karena selama ini tim DVI yang melakukan identifikasi jenazah korban tanah longsor Banaran, berasal dari rumah sakit Bhayangkara Kediri.

Diketahui, sebelumnya jenazah kelima juga telah dilakukan identifikasi, namun belum berhasil karena kondisi jazad yang mulai membusuk, dan kemudian dilakukan tes DNA.

Dari 28 warga Banaran yang dinyatakan hilang, hingga saat ini sudah ditemukan 6 orang.(*)