Pelaksanaan e-Tilang, Satlantas Polres Jombang Raih Peringkat 3 Jatim

ilustrasi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Satlantas Polres Jombang, menduduki peringkat 3 perolehan penerapan sistem tilang online (red : e-Tilang), di seluruh Polres jajaran di bawah naungan Polda Jawa Timur.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, Satlantas Polres Jombang mendapatkan sebanyak 3.677 tilangan. Jumlah ini masih di bawah Satlantas Polrestabes Surabaya yang menduduki peringkat pertama dengan perolehan 11.402 tilang, dan diperingkat kedua Satlantas Polres Sidoarjo sebanyak 4.465 tilang. Peringkat tersebut diraih Satlantas Polres Jombang dalam periode per tanggal 1 hingga 30 April 2017.

Hal ini dibenarkan oleh AKP Inggal Widya Perdana, selaku Kasat Lantas Polres Jombang, pada kanalindomesia.com, pihaknya mengatakan, “Peringkat ketiga ini membuktikan bahwa di Kabupaten Jombang masih banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran lalu lintas sehingga tindakan petugas diperlukan dalam upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas,” ungkapnya.(03/05/2017)

Ketika disinggung apa yang akan dilakukan pihaknya, untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya mengatakan,” kami akan bekerja secara optimal untuk memberikan penyuluhan, pengarahan, serta himbauan kepada pengendara kendaraan bermotor di kabupaten Jombang agar lebih taat lagi berlalu lintas,” ujarnya.

Masih menurut penjelasan Kasat Lantas, ” dengan menggunakan alat keselamatan berkendara lalu lintas serta melengkapi kendaraan, dengan surat-surat kendaraan dan menggunakan kendaraan sesuai dengan spectec yang sudah ditentukan,” katanya.

Selain itu tinggal menambahkan perolehan peringkat ketig se Jawa Timur Dalam pelaksanaan kegiatan e-tilang merupakan sebuah kebanggaan dan juga sebuah pelecut, semangat kepada anggota di lapangan untuk lebih giat lagi dalam melakukan tindakan-tindakan pencegahan kecelakaan lalu lintas.

“Angka tilang tersebut merupakan penindakan yang dilakukan oleh petugas dengan fatalitas penyebab kecelakaan tertinggi misalnya dengan tidak menggunakan helm SNI atau kendaraan tidak dilengkapi dengan spion serta kendaraan yang tidak sesuai dengan spectec yang sudah ditentukan oleh pabrik,” pungkasnya.(elo)