Oesman Sapta Odang Akan Panggil Anggota Hanura yang Meneken Angket KPK

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku tidak mengetahui kadernya di fraksi Hanura meneken angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas perintah siapa? Untuk itu, Ketua DPD RI itu akan memanggil anggotanya yang meneken angket KPK tersebut.
“Saya nggak tahu angket sudah bergulir karena saya belum dapat laporan. Makanya saya mau panggil hari ini. Saya sendiri nggak tahu seizin siapa itu teken hak angket,” tegas OSO pada wartawan di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Rabu (3/5/2017).
Namun, OSO belum akan memberikan sanksi kepada anggotanya yang meneken angket KPK. Karena itu dia akan meminta klarifikasi terlebih dahulu. “Saya akan minta klarifikasi sebagai Ketum Hanura, karena waktu itu saya tidak di tempat,” ujarnya.
Menurut OSO, kasus rekaman di Komisi III DPR RI itu  serahkan pada proses hukum yang sedang berjalan di KPK. OSO sendiri menilai belum diperlukan angket KPK.
“Serahkan kepada proses hukum yang berlaku. Iya kan? Kan sekarang proses hukum sedang berjalan. Saya nggak mengatakan belum diperlukan karena saya nggak mengerti soal hukum, tapi hukum ya hukum, politik dan politik. Saya belum tahu kalau Hanura ikut angket,” tambahnya.
Sebelumnya, fraksi Hanura merupakan salah satu fraksi yang menyetujui hak angket terhadap KPK. Ada 7 nama dari fraksi Hanura yang meneken angket KPK. Ketujuh nama tersebut antara lain: Dossy Iskandar, Dadang Rusdiana, Djoni Rolindrawan.(gardo)