Subangkit : Kami Lebih Menerapkan Strategi Conter Attack

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG: Pelatih PSIS Subangkit rupanya lebih menerapkan pola strategi conter attack atau serangan balik kepada tim tamu Sragen FC dalam duel kompetisi Liga 2 PSSI.

“Sragen FC adalah tim bagus walaupun baru promosi di Liga 2 dan apalagi di arsiteki pelatih kawakan Jaya Hartono,” ujarnya saat konfrensi Pers, Kamis (04/05/2017).

Pola yang diterapkan Subangkit dengan skema 4-4-2, mampu dijalankan dengan apik oleh anak asuhnya. Terbukti dari serangan yang dilakukan mampu merepotkan pertahanan Sragen FC.

Subangkit mengatakan, dengan pola conter attack atau serangan balik, strategi yang saya berikan pada laga sore itu.

“Sragen FC lebih mengandalkan pemain – pemain muda, striker Andrid Wibawa sebenarnya pemain yang paling berbahaya, salah satu pemain yang  kami tugasi yaitu Muhammad Tegar supaya menempel terus dia dengan disuplai pemain gelandang tengah mereka rupanya mampu mengimbangi permainan kami.” terangnya.

Ketika ditanya, memasukkan pemain Frengky Mahendra menggantikan Erik Dwi Ermansyah apakah ada kendala ketika menggantikan posisi striker digantikan gelandang serang, Subangkit menjawab itu strategi yang saya buat, supaya pemain tengah bisa terus menyuplai bola ke striker yang dihuni Hary Nur dan Johan Yoga.

“Frengky yang saya percaya untuk mengisi lini tengah akhirnya tampil apik dan anak asuh saya mampu unggul 2-1, meski sempat tertinggal dulu 1-0.” ujarnya.

Sementara itu kapten PSIS Semarang, Johan Yoga mengatakan, kemenangan hari ini patut kami syukuri karena dengan meraih tiga point di kandang akan semakin mudah kedepannya mengarungi Kompetisi Liga 2.

“Semoga laga – laga selanjutnya baik di kandang maupun tandang, PSIS mampu meraih hasil sempurna lagi.”ucapnya. (Andi)