Polisi Masih Dalami Kasus Galian C Ilegal, 6 Saksi Masih Dalam Pemeriksaan Satreskrim Polres Jombang

alat berat milik salah satu penambang galian C illegal saat diamankan polisi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Jombang, berhasil mengamankan galian C illegal di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. 1 alat berat dan 3 truk dump truk diamankan, beserta sopir dan operator alat berat tersebut.

Kasus penggrebekan galian C ini dilakukan karena pemegang izin, diduga melanggar titik koordinat, sesuai dengan kordinat yang tertera dalam dokumen izinnya. Hingga kini, korp berseragam coklat masih memeriksa 6 saksi yang diamankan saat penggrebekan, nampaknya pihak kepolisian masih terus mendalami perkara tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh AKP Norman Wahyu Hidayat, selaku Kasat Reskrim Polres Jombang, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan, “Hingga kini, masih kita lakukan sidik dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.(05/05/2017)

Masih menurut Kasat Reskrim,” saat ini kita juga masih menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Saat disinggung apakah sudah ada bukti yang mengarah terhadap pemilik galian C, dan bagaimanakah statusnya, Kasat Reskrim, menuturkan, “ masih belum dan yang diperiksa hanya beberapa saksi yang kita amankan, diantaranya 3 sopir truk, 1 checker, 1 pengawas, 1 pegawai. Semua masih saksi dan belum ada perubahan status tersangka,” pungkas Wahyu.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, galian C itu merupakan milik dari Basyarudin (50), yang merupakan Kepala Desa, Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang. Dan perlu diketahui bahwa perkara ini bukanlah yang pertama kali dialami oleh Kepala Desa tersebut, karena sebelumnya Kades tersebut juga pernah mengalami permasalahan yang sama terkait galian C illegal, namun proses hukum tidak sampai menyentuh Kades tersebut, alias bebas hambatan atau bebas.(elo)