Ribuan Pemuda Ponorogo Cinta NKRI, Deklarasi Bubarkan HTI

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Ribuan Masa yang tergabung dalam Pemuda Ponorogo Cinta NKRI menggelar aksi damai dan deklarasi dengan tuntutan bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) serta menolak gerakan pendirian khilafah di Aloon-aloon Ponorogo, Sabtu (06/05/2017).

Ribuan masa yang terhimpun dari OKP, Mahasiswa, BEM, Pencak Silat, dan Kelompok Kesenian tersebut mengawali konvoi dari Kampus Insuri Ponorogo menuju bundaran Pasar Songgolangit, pertigaan Ngepos, selanjutnya bergerak menuju Aloon-Aloon Ponorogo.

Tak hanya konvoi, dalam deklarasi tersebut, masa juga menampilkan puluhan  grup Reyog Ponorogo sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara dilanjutkaan penanda tanganan petisi Bubarkan HTI dan Ikrar dari perwakilan masing-masing OKP, BEM dan kelompok kesenian yang berisi:

  1. Menolak segala macam bentuk gerakan yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pancasila.
  2. Menuntut kepada pemerintah untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena MAKAR, Nyata-nyata melanggar perundang-undagangan yang berlaku (UU NO. 17 Th. 2013 tentang ormas).
  3. Mengajak elemen organisasi baik, Ormas, OKP, Pihak Kampus, Akademisi, Birokrat, Politisi dan kelompok masyarakat lainnya untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap masuknya gerakan anti Pancasila dan NKRI.
  4. Meminta kepada segenap masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk provokasi dan hasutan yang merongrong NKRI dan Pancasila serta merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

 

Sebelumnnya perlu kita ketahui bahwa:

  1. Indonesia adalah rumah bersama bagi berbagai keanekaragaman berbagai suku, agama, ras dan budaya yang ada.
  2. Indonesia ada karena jerih payah perjuangan para leluhur, pejuang yang rela mengorbankan apa saja termasuk nyawa sebagai taruhannya.
  3. NKRI dan Pancasila menjadi pilihan para Faunding Father bangsa untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa yang harus kita jaga dengan baik.

(Ronie)