Danramil Dan Babinsa Bantu Amankan Pintu Perlintasan Kereta Api Jalan Raya Tanjung Barat

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : Koramil 03 Pasar Minggu Dim 0504/Jakarta Selatan yang lokasinya cukup dekat dengan sebidang jalan perlintasan kereta api JPL 20A Jalan Raya Tanjung Barat yang berjarak kurang dari 300 meter, Senin (08/05/2017).

Berkaitan dengan rencana Kementerian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan Darat Perkeretaapian, beberapa waktu sebelumnya Piket Koramil 03 Pasar Minggu menerima famlet yang berisikan sosialisasi tentang rencana penutupan perlintasan kereta api JPL 20A Jalan Raya Tanjung Barat, maka melalui instruksi Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi kepada Babinsa Kelurahan Pasar Minggu Pelda Sukarjo dan Babinsa Kelurahan Pejaten Timur Pelda Ery Munajat dan Serka Sutrisno, akan melakukan sosialisasi dengan famplet (brosur) dari Dishub.

“Para Babinsa akan mulai melakukan sosialisasi, yang dikarenakan jumlah lembaran terbatas maka dilakukan juga secara lisan memberikan penjelasan kepada warga masyarakat saat melaksanakan anjangsana, silaturahmi maupun Komsos di wilayah binaannya yang terdekat dengan lokasi penutupan perlintasan kereta api di Jalan Raya Tanjung Barat,”terang Danramil.

Hingga pada hari Jum’at sore, 5 Mei 2017 pkl 15.40 wib Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi bersama Batuud Peltu Suherman dan para Babinsa diantaranya Pelda Ery Munajat, Serka Sutrisno dan Pns Mangsur turun langsung ke lokasi perlintasan kereta api JPL 20A untuk membantu Dishub dalam pengamanan dan kelancaran lalu lintas, juga dalam memberikan penjelasan dan sosialisasi rencana penutupan sebidang jalan perlintasan kereta api dengan membagikan selebaran brosur penutupan perlintasan kereta api yang akan dilakukan mulai Jum’at malam tanggal 5 Mei 2017 pkl 23.00 wib.

Menurut kajian dan alasan dari pihak Dishub saat memberikan selebaran famplet (brosur) sosialisasi dan koordinasi ke piket Koramil 03 Pasar Minggu mengatakan bahwa untuk mengurangi atau mencegah pengguna jalan khususnya sepeda motor yang melawan arus dari arah Poltangan menuju ke Pasar Minggu dan guna mengurangi tingkat kecelakaan pengguna jalan khususnya di perlintasan Kereta Api.

Dalam hal ini Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi., menyambut baik rencana Dishub tentang penutupan perlintasan kereta api ini dengan alasan mengurangi tingkat kecelakaan di perlintasan kereta api, karena tidak jarang beberapa kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api, warga menghubungi ke Piket Koramil 03 Pasar Minggu akhirnya anggota Piket atau Babinsa turun langsung ke lokasi kejadian membantu korban untuk selanjutnya koordinasi dan diserahkan ke Pihak Kepolisian Polsek Metro Pasar Minggu.

Namun Mayor Chb Purwanto, S.Psi selaku Danramil 03 Pasar Minggu belum mengetahui secara pasti bagaimana nantinya ketika sudah ditutup perlintasan kereta api tersebut dampak kepada aktivitas kehidupan warga masyarakat dan juga apakah justru tidak menimbulkan masalah baru tentang kemacetan di tempat lain.

“Sejauh itu nanti ada masa uji coba selama kurang lebih satu bulan sebagai bahan evaluasi bagi Dishub, dan Danramil 03 Pasar Minggu bersama Babinsa akan membantu monitor selama masa uji coba tersebut khususnya bagi aktivitas kehidupan maupun aktivitas perekonomian bagi warga masyarakat,”ungkap Mayor Chb Purwanto, S.Psi. (ery ns)