Geliat Ketahanan Pangan Dengan Sistem Jarwo di Kediri

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI : Areal lahan pertanian yang berlokasi di Kelurahan Pare Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, kali ini dijadikan objek dari Program Ketahanan Pangan ,yang merupakan bagian dari program kerja Kodim 0809/Kediri dengan tema ” Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan Mari Kita Dukung Upaya Pemerintah Dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional Dengan Memanfaatkan Sumberdaya Alam Sesuai Dengan Kearifan Lokal “. Pada pelaksanaannya sendiri, program ini juga melibatkan berbagai institusi dengan latarbelakang yang terkait di sektor pertanian dan aparat pemerintah setempat, senin (08/05/2017)

Program ini dipimpin langsung Pabung Kodim Kediri, Mayor Inf Puguh Jatmiko dan didampingi Danramil Pare, Kapten Arh Ajir, Mantri Pertanian Kecamatan Pare, Deni Manggeh Harto, PPL Kelurahan Pare, Sri Hajawati dan Kepala Kelurahan Pare, Setiyono.

“Perlu diketahui, lahan ini berstatus hak milik Pemkab Kediri dan saat ini dikelola oleh Dinas Pertanian, dan Kodim Kediri diberi kesempatan untuk turut mensosialisasikan pola tanam jajar legowo bersama para petani disini. Setidaknya, kita bisa mencapai hasil GKP sebesar 10 ton per hektar. Andaikata lahan ini sukses menghasilkan 10 ton per hektar, nantinya akan dijadikan percontohan lahan-lahan lainnya yang ada di Kabupaten Kediri. Terlebih lagi, bibit ini juga merupakan bantuan dari IPB agar dikembangkan di Kediri,” jelas Mayor Inf Puguh Jatmiko.

Koramil jajaran Kodim Kediri juga turut tampil dalam aktifitas di sektor pertanian ini, Koramil 11/Pare menurunkan 11 orang, Koramil 13/Kepung menurunkan 6 orang, Koramil 15/Kandangan menurunkan 8 orang, Koramil 16/Papar menurunkan 8 orang, Koramil 17/Purwoasri menurunkan 9 orang, Koramil 18/Plemahan 9 orang, Koramil 21/Puncu menurunkan 6 orang dan Koramil 23/Kunjang menurunkan 8 orang.

“Tantangan petani saat ini sangat berat,  maka dari itu kita mencoba pola tanam jajar legowo  ,untuk menciptakan tanaman dgn baik dan hasil yg maksimal. Harapan kedepan, para petani dengan modal yang minim bisa menghasilkan panen yang memuaskan. Apalagi dari sisi ekonomis ,khususnya pupuk, sangat efisien dibanding pola tanam lainnya,” jelas Deni Manggeh Harto.

Dari penjelasan Sri hajawati, pola tanam jajar legowo menjadikan tanaman ini bisa berproduksi secara merata di lahan tersebut ,dan dapat mempermudah perawatan ,serta mengurangi serangan hama yang selama ini jadi momok bagi para petani. Sedangkan untuk bibit lebih sedikit dan pemupukan lebih irit serta waktu panen lebih efisien.

Authentikasi : Pendim 0809