Parah Kakek-Kakek Kedapatan Jual Miras, Harus Pasrah saat Diamankan Polisi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : K (75) warga asal Desa Sambongduran, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, harus pasrah saat diglandang oleh aparat Kepolsian dari Satresnarkoba Polres Jombang, pasalnya kakek-kakek ini diamankan petugas setelah kedapatan menjual minuman keras (miras) berbahaya bagi kesehatan.

Hal ini dibenarkan oleh AKP Hasran, SH, M.Hum, selaku Kasat Resnarkoba Polres Jombang, saat ditemui kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” berdasarkan surat laporan polisi, yakni LP.A/40/V/2017/JATIM/RES.JBG, tanggal 08 Mei 2017, KBO Satresnarkoba yakni Ipda Yoni Susilo, SH, bersama unit II opsnal dan tim, berhasil mengamankan tersangka K, seorang pelaku yang tanpa hak menjual dan menawarkan Miras jenis arak, yang patut diketahuinya sebagai barang yang berbahaya bagi jiwa dan kesehatan,” ujarnya.(09/05/2017)

Masih menurut penjelasan Hasran,” tersangka kita amankan, disebuah rumah, tempat tinggal tersangka, tepatnya dibelakang pasar legi, Dusun Sambongsantren, Desa Sambongduran, Jombang,” tegasnya.

Saat disinggung bagaimana modus operandi yang dilakukan tersangka, Hasran menjelaskan,”pelaku tertangkap tangan tanpa hak menjual dan menawarkan Miras jenis arak, yang patut diketahuinya sebagai barang yang berbahaya bagi jiwa dan kesehatan. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni, 17 botol miras jenis arak dalam kemasan plastik @1,5 liter, diduga terdapat kandungan metanol yang berbahaya bagi jiwa dan kesehatan, 1 toples miras berisikan baceman arak dan Janin Kijang, serta uang tunai Rp. 102 ribu, hasil penjualan miras,” paparnya.

Lanjut Hasran,” tersangka tanpa hak menjual dan menawarkan barang yang patut diketahuinya sebagai barang yang berbahaya bagi jiwa dan kesehatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 204 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun,” pungkasnya.(elo)