Kurang dari 24 Jam, Polresta Madiun Bekuk Komplotan Curanmor

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: Tim Reskrim Polres Madiun Kota dan Unit Reskrim Polsekta Taman dalam waktu kurang dari 24 jam berhasil membekuk dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Keduanya yaitu AS(#$) warga Kdelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dan JPA(22) warga kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, kota Madiun dibekuk pekan lalu, setelah sempat menggasak motor Mio dan menawarkan motor kepada kenalan korban.

“Keduanya ditangkap, setelah menawarkan motor hasil kejahatan,” jelas Kapolres Madiun Kota  AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan.

Ia mengatakan motor digasak di Jalan Letkol Suwarno, siang hari dilaporkan korban ke Polsekta Taman. Ternyata, keesokan harinya motor dijual kepada seseorang, naas ternyata kerabat korban dan mengenali motor. Spontan, langsung dilaporkan, pelaku tidak bisa berkutik dan dibawa untuk pemeriksaan intensif.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah menggasak motor sebanyak 6 lokasi, 3 unit dijual kepada orang tidak dikenal di suatu daerah, satu unit lagi dijual kepada seseorang di Surabaya melalui on line. Petugas masih melacak keberadaan 3 unit motor belum didapatkan, sedangkan 3 motor lain berhasil disita.

Menurutnya dalam beraksi keduanya memakai motor berbeda, mengamati situasi sekitar. Begitu merasa aman, salah satu pelaku beraksi, langsung membawa lari motor. Selanjutnya, motor dicopoti spion, plat nopol dan lainnya, guna menghilangkan jejak. Motor sempat dijual seharga Rp 3 juta-Rp 5 juta, uang hasil kejahatan dipakai hidup keseharian serta foya-foya.

Atas perbuatannya pelaku ditetapkan sebagai tersangka, dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3E dr ancaman 7 tahun’ penjara.

“Kami kepepet, pak. Demi keperluan sehari-hari, saya dan dia nekat mencuri motor,” ujar Agus Setiawan dengan menunduk.(AS)