Menantu Sering Main Kasar, Ibu Mertua akan Lapor Polisi

Ibu Sunarsih saat datangi kantor LSM sebelum lapor Polisi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Sunarsih (48) warga asal Desa Gambiran Mojoagung, Jombang datangi kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ), hal ini dikarenakan Sunarsih tidak tega melihat anaknya yakni SDR, sering dipukuli oleh menantunya yakni MHM.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, meskipun kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang dengan surat laporan polisi nomor : LPB/86/IV/2017/JATIM/RES JBG, tanggal 1 April 2017, karena pada waktu itu SDR sempat melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak yang berwajib, namun akhirnya SDR mencabut laporannya, karena termakan bujuk rayu MHM sehingga perkara ini masih dalam proses penyidikan oleh pihak yang berwajib.

Hal inilah yang membuat Sunarsih selaku ibu dari SDR, mendatangi kantor LSM FRMJ, untuk meminta petunjuk dan dukungan, karena Sunarsih khawatir anaknya menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh menantunya tersebut.

Saat dikonfirmasi kanalindonesia.com, Sunarsih mengatakan,” saya khawatir mas nanti anak saya jadi korban, karena kejadian ini sudah yang kedua kalinya dilakukan oleh menantu saya,” ujarnya.(10/09/2017)

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan oleh pihaknya sebagai Ibu korban, Sunarsih menuturkan,” saya datang ke LSM, untuk meminta petunjuk, serta dukungan agar perkara yang dihadapi anak saya bisa menjadi terang, dan menantu saya bisa jera tidak main kasar lagi,” tegasnya.

Joko Fattah Rochim selaku ketua LSM FRMJ, saat ditemui kanalindonesia.com, dikantornya mengatakan,” kami akan berusaha mendampingi dan mengawal perkara yang dihadapi oleh Ibu Sunarsih,” paparnya.(10/05/2017)

Lanjut Fattah,” kita akan mendampingi Ibu Sunarsih untuk melapor ke pihak yang berwajib,” tukasnya.

Sementara itu AKP Wahyu Norman Hidayat, SH, SIK, selaku Kasat Reskrim Polres Jombang, membenarkan terkait adanya perkara KDRT yang dialami oleh SDR, pada kanalindonesia.com, pihaknya menjelaskan,” memang mas untuk perkara KDRT atas nama korban SDR sudah kami tangani, meskipun dalam kasus ini, pelapor yakni SDR, hendak mencabut laporan karena suaminya sudah berperilaku baik,” katanya.(10/05/2017)

Masih menurut penjelasan Kasat Reskrim,” pelapor waktu itu meminta pada pihak kita untuk, tidak melakukan penahanan terhadap MHM yang merupakan suaminya sendiri, bahkan pelapor juga sempat mengancam akan bunuh diri jika suaminya ditahan,” ujarnya.

Ketika disinggung bagaiman status MHM dan apa langkah pihak kepolisian, Kasat Reskrim mengatakan,” status MHM masih tetap sebagai tersangka, dan perkaranya jalan terus mas,” pungkasnya.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, MHM ternyata sudah sering kali melakukan penganiayaan terhadap SDR, bahkan sudah dua kali dilaporkan ke unit PPA Polres Jombang, namun lagi-lagi SDR meminta untuk perkaranya dihentikan dengan alasan MHM sudah berperilaku baik terhadap SDR. Dan untuk yang kali ini MHM yang kesehariannya sebagai pengusaha property (red: tanah kapling), mengancam akan menceraikan SDR, kalau sampai MHM di tahan oleh Polisi, dikarenakan hal inilah SDR meminta aparat kepolisian untuk tidak menahan MHM yang merupakan suaminya.(elo)