Minim Mobil Damkar, Petugas Kawalahan Padamkan Kebakaran Pasar Songgolangit

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Akibat minimnya  mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menjadikan petuga kewalahan untuk mengatasi kebakaran hebat yang melanda pesar besar Songgolangit, Minggu(14/05/2017) malam.

“Bahwa PMK Ponorogo itu armadanya sangat terbatas dan tua itu memang iya. Sekarang ini nampak sekali ini PMK kami kewalahan menghadapai kebakaran pasar Songgolangit yang sedang terjadi ini,” ucap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada kanalindonesia.com, saat ditemui dilokasi.

Ia mengakui armada PMK Ponorogo yang hanya dua unit sangat tidak relevan untuk menangani kasus kebakaran besar seperti yang melanda pasar Songgolangit saat ini.

“Saya sebenarnya pada tahun anggaran 2016 kemarin sudah mengajukan penambahan armada (PMK). Namun karena saat itu dianggap masih belum prioritas sehingga rencana (penambahan) ditangguhkan,” kata Ipong.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo Sumani mengatakan, upaya pemadaman selain terkendala jumlah armada yang kurang juga terhambat oleh banyaknya warga yang menonton serta angin kencang.

Ipong mengatakan saat ini tim BPBD telah berkoordinasi dengan jajaran BPBD beberapa daerah tetangga seperti kota/Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, Pacitan, Trenggalek maupun daerah sekitarnya.

“Saat ini sebagian unit PMK dari daerah tetangga masih dalam perjalanan,” katanya.(arso)