Warga Mengeluh Arogansi Pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Jombang

Pelayanan di Kantor dispendukcapil Jombang Jawa Timur

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Adanya sikap arogan pelayanan administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang, dikeluhkan warga yang kan mengurus administrasi kependudukan. Di lingkungan Dispendukcapil Jombang, banyak dijumpai oknum pegawai kurang humanis dalam melayani para pemohon, dan terkadang mengeluarkan kata-kata dengan nada tinggi.

Seperti yang dialami oleh Ida (21) warga Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menceritakan bahwa dirinya hendak meminta surat keterangan (Suket) yang akan dipergunakan sebagai salah satu persyaratan untuk mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM), hal ini dikarenakan KTP elektroniknya belum jadi. Saat menanyakan kepada bagian informasi tentang bagaimana pengurusan suket, dirinya malah mendapatkan jawaban yang kurang mengenakan.

Pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,”Sampai almarhum pun tak bisa diambil jika tidak mengisi formulir pendaftaran,” ujar ida menirukan ucapan bagian informasi dengan nada tinggi.(16/05/2017)

Masih menurut penjelasan Ida,” tindakan kurang humanis di kantor pelayanan Dispendukcapil sangat saya sayangkannya, seharusnya dalam melayani masyarakat yang melakukan permohonan administrasi kependudukan, petugas harus mengendepankan pelayanan humanis kepada warga, sehingga warga yang sedang mengurus administrasi kependudukan mendapatkan pemahaman serta pengetahuan alur yang akan dituju,” harapnya.

Tindakan serupa juga pernah dialami Muffotul Azzizah (34), Warga Kecamatan Bandar Kedungmulyo, tak jarang oknum pelayanan membentak-bentak hanya karena ditanya oleh pemohon.

“Kita orang awam, wajar kan kalo bertanya kepada pegawai, namun jawabannya kok malah marah-marah kurang etis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jombang Ahmad Sjarifudin belum bisa dikonfirmasi terkait pelayanan buruk yang dikeluhkan oleh warga, salah satua pegawai yang ditemui metrotvnews.com mengatakan bahwa kepala dinas sedang ada rapat interen di dalam ruangan sehingga tidak bisa ditemui.”Bapak Lagi rapat mas,” Ujarnya singkat.(elo)