Sepeda Motor Di Rampas Orang, Diduga Kolektor, Seorang Gadis Lapor LSM

Nindha dan Risma korban perampasan

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Nindha Ika Christyani (19) dan Risma Nuramin (20) warga asal Desa Sumberjo, Kecamatan Jombang, Jombang, harus melaporkan kejadian perampasan sepeda motor yang dikendarainya saat hendak melamar pekerjaan di Komplek Pertokoan Cempaka Mas di jalan Soekarnohatta Jombang.

Saat ditemui kanalindonesia.com, Nindha mengatakan, bahwa waktu pihaknya bersama temannya Risma hendak melamar pekerjaan di salah satu Toko di area komplek Cempaka Mas, tiba-tiba didatangi 2 orang, selanjutnya mereka mengambil kunci sepeda motor yang dikendarainya, dan menyuruh keduanya ikut ke salah satu kantor Finance yang ada di area tersebut, selanjutnya Nindha disuruh untuk menandatangani sejumlah surat yang tidak dipahami apa maksud dan tujuan dari surat tersebut.

“ saya disuruh masuk ke kantor mereka mas, selanjutnya saya disuruh menandatangani surat yang issinay saya tidak paham, setelah itu salah satu dari mereka membawa kendaraan sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi S 5241 ZT,” ujarnya.(16/05/2017)

Saat ditanya apakah kendaraan tersebut miliknya, Nindha menuturkan,” bukan mas sepeda motor tersebut milik tante saya, yang rumahnya di Kepuh Kembeng,” tegasnya.

Masih menurut penjelasan Nindha,” setelah saya tidak mau tanda tangan, saya mencari kendaraan tante saya ternyata sepeda motornya sudah tidak ada, saya bingung mas dan akhirnya saya telpon Ayah saya untuk, dijemput,” tukasnya.

Setelah ditelantarkan di area ruko tersebut, Nindha beserta Risma dan Ayahnya mendatangi Kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Rembuk Masyarakat Jombang (FRMJ), untuk mengadukan kejadian tersebut. Karena pihaknya merasa ada yang janggal dan merasa resah dengan kejadian ini.

Sementara itu ditemui di kantornya, Joko Fattah Rochim, selaku ketua FRMJ mengatakan,” sebenarnya kejadian ini sering terjadi di Jombang, bahkan ulah Depkolektor ini sudah sangat meresahkan warga,” tegasnya.(16/05/2017)

Saat disinggung apa yang akan dilakukan oleh pihaknya mengenai masalah ini, pria yang akrab disapa Cak Fattah ini menjelaskan,” kami sudah laporkan kejadian ini ke kantor Polisi, karena tadi kami sempat mecoba klarifikasi ke pihak finance, namun dari pihak mereka mengaku tidak kenal dengan 2 orang yang merampas kendaraan yang dikendarai oleh Nindha dan Risma,” paparnya.

Masih menurut Fattah,” kami meminta pada kepolisian untuk membubarkan Depkolektor, yang sering mengatasnamakan pihak bank maupun dari fainance, karena tindakan perampasan di jalan maupun di berbagai tempat ini sudah meresahkan masyarakat Jombang,” pungkasnya.(elo)