Home / Peristiwa

Rabu, 1 Desember 2021 - 21:35 WIB

Longsor Toraja Utara, 1 Warga Meninggal

Editor - ARSO

TORAJA UTARA, KANALINDONESIA.COM: Bencana tanah longsor mengakibatkan 1orang meningga dunia dan 2 rumah rusak terjadi di Desa Karua, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Rabu(01/12/2021).

Selain itu, 5 warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis. Sebanyak 20 KK di desa tersebut terdampak longsor. BPBD juga mengidentifikasi 2 unit rumah warga mengalami rusak berat.

Meskipun beberapa warga rumahnya tidak terdampak langsung, sebanyak 8 KK atau 20 jiwa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya antisipasi dampak longsor susulan di sekitar lokasi terdampak.

Kondisi di lokasi masih terjadi hujan ringan dan petugas BPBD bersiaga untuk mengantisipasi potensi longsor susulan. Di samping itu, BPBD menginformasikan jaringan listrik di lokasi kejadian masih padam dan akses jalan di sekitar lokasi masih tertutup material longsor.

Baca Juga  Aksi Cepat, Tim Satgas Jala Yudha-22 TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal

Menurut petugas BPBD Kabupaten Toraja Utara, kejadian ini terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Kabupaten Toraja Utara serta kondisi tanah labil. Akhirnya gerakan tanah tidak dapat dihindari sehingga menimpa 2 unit rumah hingga terbawa material longsor.

Berdasarkan kajian inaRISK, Kabupaten Toraja Utara termasuk wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 21 kecamatan berada pada potensi tersebut, termasuk wilayah Balusu yang saat ini salah satu desanya terdampak tanah longsor.

Baca Juga  Bukti TNI Tetap Solid, Tim Medis KRI SHS-990 Berhasil Selamatkan Nyawa 3 Prajurit TNI AD yang Tertembak

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi juga menginformasikan wilayah potensi gerakah tanah di Provinsi Sulawesi Selatan pada Desember 2021. Wilayah Kabupaten Toraja Utara teridentifikasi pada kategori menengah hingga tinggi. Ada dua kecamatan yang juga berpotensi banjir bandang yaitu di Baruppu dan Buntu Pepasan.

Menghadapi musim hujan dan pengaruh fenomena La Nina, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. BPBD diharapkan untuk selalu berkoordinasi dan memonitor kondisi cuaca serta meningkatkan komunikasi dengan pihak kecamatan maupun desa untuk kesiapsiagaan bersama.

Share :

Baca Juga

serbuan vaksinasi di Lanud Sam Ratulangi

Peristiwa

Serbuan Vaksinasi Lanud Sam Ratulangi Didominasi Generasi Milenial

Birokrasi

Masyarakat Antusias Kunjungi Krista Exhibitions Virtual Expo 2021 Secara DigitalĀ 
Bakti sosial kesehatan

Peristiwa

Warga Kabupaten Lingga Serbu Posko Baksos Kes TNI AL di Dabo Singkep Ikuti Baksos
Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW 1443

Peristiwa

Umat Muslim Lanud Halim Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H
pembukaan TMMD ke 111 TA 2021

Peristiwa

Kasiter Kasrem 173/PVB Wakili Danrem 173/PVB Hadiri Pembukaan TMMD Ke 111 TA 2021

Peristiwa

Gempa M5,3 Guncang Kota Jayapura, Tak Ada Dampak Kerusakan

Birokrasi

Satu Keluarga Bisnis Edarkan Sabu, Ibu Tertangkap, Anak dan Bapak Kabur
penandatangan berita acara penyerahan rumah dinas

Peristiwa

Danrem 173/PVB Dampingi Pangdam XVII/Cen Serahkan Rumah Dinas Kesehatan Di Kab. Intan Jaya