Antisipasi Daging Gelonggongan dan Ayam Tiren, Satgas Pangan Mulai Bergerak

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Satuan tugas (Satgas) pangan yang dibentuk Polres Jombang Jawa Timur akan mengawasi peredaran daging sapi gelonggongan serta ayam tiren di Kabupaten Jombang. Selain itu satgas tersebut juga guna memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum jelang Ramadhan untuk mengeruk keuntungan.

Hal ini diungkapkan oleh AKBP Agung Marlianto, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan, “Dijombang sudah kita temukan adanya praktek daging gelonggongan di salah satu rumah pemotongan hewan, dan dalam waktu dekat akan kita rilis, saat ini masih dalam tahapan penyidikan dari satuan reserse kriminal polres jombang,” ujarnya.(17/05/2017)

Saat disinggung apa alasan pembentukan Satgas Pangan tersebut, Kapolres mengajelaskan,” Alasan pembentukan satgas pangan tersebut yakni dari hasil Video Confrence (vidcon) yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kementrian Perdagangan dengan seluruh Polres Jajaran. Dalam vidcon tersebut stock pangan secara nasional tidak ada masalah baik itu diwilayah kabupaten jombang, namun yang patut diwaspadai adalah pendistribusian pangan tersebut,” tegasnya.

Masih menurut penjelsan Kapolres, “Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan metode pedistribusian tersebut guna melakukan penimbunan pangan dan dijual saat harga tinggi, jika memang ada temuan di Jombang akan kita lakukan tindakan tegas secara hukum,” paparnya.

Lanjut Kapolres,” Tim Satgas pangan Polres Jombang di ketuai oleh Kepala Satuan Reserse kriminal polres jombang, Ajun Komisaris Polisi Wahyu Norman hidayat, dengan melibatkan unsur dan dinas terkait di jajaran lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang seperti Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian. Dalam tim tersebut Bulog juga kita libatkan, dan sudah mulai terjun langsung baik kepasar tradisional maupun pasar modern di Jombang,” pungkasnya.(elo)