SUN Motor kalah, Ketua PN Semarang Peringatkan Kepada SUN Motor Laksanakan Isi Putusan Pengadilan

pengacara PT. ISM Wahyu Priyanka

KANALINDONESIA. COM, SEMARANG: Masih teringat Event Piala Dunia Brazil 2014 lalu berbuntut adanya Gugatan yang diajukan oleh PT Inter Sports Marketing (ISM) selaku satu satunya Penerima Lisensi dari FIFA di seluruh wilayah Indonesia terhadap PT Sun Motor yang telah menyelenggarakan event nonton bareng tanpa seijin dari PT ISM.

PT ISM telah melakukan gugatan terhadap PT Sun Motor di Pengadilan Niaga Semarang dengan Nomor perkara 01/Pdt.sus-HKI/2015/PN.Niaga. Smg, dimana PT.Sun Motor juga harus menerima konsekuensinya yang dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum telah menyiarkan siaran piala dunia brazil 2014 tanpa izin dan dihukum harus membayar kepada PT.ISM sebesar Rp.500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).

Demikian juga pada tingkat Kasasi dengan register perkara Nomor 517K/Pdt.sus-HKI/2015 tanggal 30 september 2015 dan di tingkat Peninjauan Kembali Nomor : 115 PK/pdt.Sus-HKI/2016, tanggal 14 November 2016 di Mahkamah Agung RI, dimana berdasarkan putusan Kasasi dan PK tersebut menguatkan putusan pada tingkat pertama dan PT.Sun Motor dihukum untuk membayar kerugian yang dialami oleh PT. Inter Sports Marketing sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Pada hari ini Rabu, 17 Mei 2017 Ketua Pengadilan Negeri Semarang memanggil Sun Motor untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut.

Menurut Kuasa Hukum PT ISM, Wahyu Priyanka NP SH, MH, karena putusan telah berkekuatan hukum tetap harusnya PT Sun Motor melaksanakan putusan ini dengan sukarela dan secepatnya, karena putusan pengadilan haruslah dihormati dan sudah sepatutnya dijalankan secara sukarela.

“Seharusnya PT Sun Motor malu kalau sampai assetnya di eksekusi nanti, kalau tidak mau melaksanakan putusan ini secara sukarela karena nama baik Sun Motor tentunya lebih besar dibanding nilai putusan tersebut,” ujarnya.

Disamping itu, lanjut Wahyu, pihaknya juga berharap kepada Kapolda Jateng khususnya Direskrimsus Polda Jateng untuk segera menindaklanjuti pengaduan pidana oleh PT ISM terhadap PT Sun Motor dan Teradu yang lainnya.

Mengingat, di propinsi lain seperti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sudah ada yang ditetapkan sebagai Tersangka, bahkan sudah ada yang telah diputus oleh pengadilan negeri Sleman berkenaan dengan penayangan kontent piala dunia Brazil 2014 secara komersil atau ditempat komersil tanpa persetujuan dari PT ISM.

“Meskipun permasalahan ini sudah memasuki ranah hukum PT ISM masih membuka pintu untuk menyelesaikan permasalahan berkenaan event piala dunia Brazil 2014 dengan mediasi dan kekeluargaan,” pungkasnya. (Sigit)