19 Orang Tewas Akibat Ledakan Dahsyat Saat Konser Musik di Manchester

KANALINDONESIA.COM, MANCHESTER: Sedikitnya 19 orang meninggal dalam ledakan dahsyat di keramaian saat konser musik di Manchester Arena, Kota Manchester, Inggris, Senin (22/05/2017) malam waktu setempat.

Polisi menerima laporan adanya ledakan di tempat tersebut sekitar pukul 22:35 waktu setempat pada hari Senin saat digelar konser musik yang menampilkan penyanyi AS, Ariana Grande.

Penyebab ledakan belum diketahui, tetapi badan anti teror kepolisian Inggris menyatakan ledakan tersebut merupakan serangan teroris.

Kepolisian kota Manchester terus melakukan penyelidikan dan berupaya melakukan kontak dengan keluarga korban.

Wartawan BBC yang bertugas di Kementerian Dalam Negeri Inggris, Daniel Sandford mengatakan, para perwira senior yang membidangi kontra-terorisme telah menggelar pertemuan di London.

Laporan yang belum terkonfirmasi dari dua orang pejabat AS – yang tidak bersedia disebutkan namanya – menduga bahwa serangan tersebut dilakukan pelaku bom bunuh diri.

Hasil penyelidikan sementara kepolisian menyebutkan ledakan terjadi di area serambi Manchester Arena.

Wartawan BBC Tim Ashburner, yang berada di lokasi kejadian, telah mewawancarai sejumlah relawan paramedis, yang merawat orang-orang yang terluka, mengatakan sebagian besar korban “kemungkinan terluka akibat pecahan peluru”.

Tidak lama setelah ledakan, Stasiun kereta api Victoria di Kota Manchester Victoria, yang dekat dengan lokasi konser, ditutup dan semua jadwal kereta dibatalkan.

Sejumlah saksi mata menggambarkan kepanikan setelah ledakan di Manchester Arena.