Korban Ledakan Manchester Bertambah Jadi 22

AFP PHOTO / PAUL ELLIS

KANALINDONESIA.COM, MANCHESTER: Korban tewas akibat ledakan yang terjadi di sekitar lokasi konser Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) semakin bertambah.

Pihak kepolisan Kota Manchester yang dikutip kantor berita AFP, menyebutkan, jumlah korban yang awalnya 19 orang kini telah mencapai 22 orang. 

Sementara itu, BBC pun memberitakan bahwa korban luka bertambah dari semua 50 orang kini menjadi 59 orang. 

Sejak awal pemberitaan memang disebutkan, besar kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas, dari yang semula diumumkan 19 orang, masih akan bertambah.

Ledakan itu juga mengakibatkan stasiun kereta api Manchester Victoria yang tak jauh dari lokasi ledakan ditutup, dan semua jadwal kereta api dibatalkan.

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar dua ledakan dari arah loket penjualan tiket di tempat itu.

“Semua orang berteriak dan berlari, saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari. Beberapa orang berteriak mereka melihat darah tetapi orang lain mengatakan itu adalah balon atau pengeras suara yang meledak,” ucap Robert.

Saksi mata lain kepada BBC Radio 5 live mengaku sangat terkejut mendengar kabar adanya korban tewas.

“Ledakan terjadi dan semua orang terdiam beberapa saat sebelum berteriak panik. Suasananya sangat mencekam,” kata seorang saksi mata, Josh Elliott.

“Kami hanya ingin segera keluar dari tempat itu karena kami tak tahu apa yang terjadi,” tambah Josh.