Atlet Berprestasi Angkat Besi, Bercita-Cita Menjadi Seorang Jurnalis

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG:  Universitas Negeri Semarang (Unes) tentunya bangga karena mereka mempunyai seorang atlet angkat besi berkelas nasional. Dia adalah Diah Ayu Permatasari, lahir 3 Juni 1995, asli Kota Semarang, Di Unes dia mengambil jurusan ilmu ke olahragaan.

Ketika ditemui kanalindonesia.com, saat berlatih di Mess Gor Jatidiri, Semarang, Sabtu( 03/06/2017) dara manis yang satu ini menceritakan bahwa dia berkeinginan menjadi seorang jurnalis. Ketika masih duduk di bangku sekolah, dia mengambil jurusan multimedia di sekolahnya dulu yaitu SMK Negeri 8 Semarang.

“Saya berkeinginan menjadi jurnalis karena menurut saya jurnalis itu pekerjaan yang menantang. Karena dengan menulis saya bisa menciptakan sebuah karya yang bisa dibaca oleh masyarakat umum,” ujar Diah kepada kanalindonesia.com.

Baca:  Kondisi Fisik Jangan Jadi Ganjalan Pebulutangkis Indonesia Raih Prestasi BMW Super Series 2016

Diah Ayu mengatakan, dulu semenjak saya masih sekolah kebetulan jurusan yang diambil adalah multimedia. Disitu diajarin dari semua yang meliputi cara kerja seorang jurnalis dari video suting, foto jurnalistik, bahkan sampai mewawancarai narasumber.

“Setelah lulus SMK, pertama kali saya magang kerja di koran harian Kompas. Disana saya banyak sekali diajari ilmu tentang cara menulis yang baik, disamping itu bisa ketemu dengan narasumber seperti tokoh penting maupun pejabat daerah,” terangnya.

Beragam prestasi dari angkat besi dia torehkan seperti kejuaraan – kejuaraan tingkat nasional maupun internasional seperti kejuaraan Arafura Games yang diselenggarakan di Australia mendapat 3 medali emas, di Thailand kejuaraan South East Asian mendapat 1 perak. Di tahun 2015 pernah mengikuti pra olimpiade yang diselenggarakan di Amerika Serikat.

Baca:  Satresnarkoba Polrestabes Semarang Bekuk Tiga Pengedar Narkotika

Disamping mengikuti kejuaraan internasional, Diah Ayu juga menorehkan prestasi di kancah nasional. Di PON XIX Jawa Barat tahun 2016 mendapat medali 1 emas, kejuaraan nasional ( Kejurnas) tahun 2015 yang diselenggarakan di Jakarta mendapat medali 1 emas, Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (POPNAS) tahun 2013 mendapat medali 1 emas, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2014 di Yogyakarta mendapat 1 emas.

Atlit binaan club Ryu Gms menyukai angkat besi sejak SMP, dia juga didorong dari orang tua. Kegigihannya berlatih dua kali dalam sehari rupanya berbuah kebahagiaan.

“Dalam waktu dekat, saya lagi persiapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang diselenggarakan di Kota Medan Bulan Agustus 2017. Latihan rutin, pola makan serta istirahat yang cukup itu salah satu persiapan paling utama. Mudah-mudahan bisa mendapat medali emas lagi seperti kejuaraan – kejuaraan angkat besi yang sebelumnya seperti Kejurnas dan PON,”ujarnya. (Andi)

Baca:  Letkol Kav Susanto Resmi Menjabat Kapendam IV/Diponegoro Baru