Syaratnya Rumit, Pengusaha Obat Tradisional Di Jatim Kesulitan Urus Ijin Edar Obat Tradisional

- Editor

Jumat, 28 Mei 2021 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Gara-gara prosedur yang rumit dalam pengurusan ijin edar, kelangsungan hidup pengusaha obat tradisional di Jatim terancam. Dan dipastikan akan berimbas pada produksi obat tradisional di Jatim.

Wakil ketua komisi E DPRD Jatim Artono mengatakan meski saat ini Jatim sudah memiliki Perda obat tradisional dimana tujuan dibuatnya perda tersebut juga untuk melangsungkan ekonomi para perajin UMKM obat tradisional di Jatim, namun pada prakteknya belum ada action apapun.

“Perda ini sampai saat ini masih menunggu turunnya pergub. Gubernur Khofifah harus segera menerbitkan pergubnya,”jelas politisi asal PKS ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (28/5/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artono mengatakan perijinan untuk obat tradisional ini sangat panjang sekali yang semuanya dimulai dari daerah. “Perajin obat tradisional harus mengurus perijinan di daerahnya yang sudah diatur oleh pemkab/pemkot setempat. Setelah selesai, baru disodorkan ke Dinkes Jatim,”jelasnya.

Baca Juga :  Berusaha Kabur, Dua Pencuri Hewan Ternak di Blitar Dihadiahi Timah Panas

Setelah di Dinkes Jatim, sambung Artono, untuk bisa lolos perijinan sebelumnya harus memiliki sertifikat UKOT (Usaha Kecil Obat Tradisional). “Ukot ini persyaratannya tidak mungkin bisa dipenuhi oleh pengusaha UMKM obat tradisional,”jelasnya.

Pasalnya, untuk mengurus UKOT kata Artono, dipersyaratkan harus memiliki tenaga apoteker. ”Untuk apoteker gajinya harus Rp 5 Juta. Apa ini tak menyulitkan para pelaku UMKM obat tradisional,” tanyanya.

Setelah lolos mendapatkan Ukot, sambung Artono, pengusaha obat tradisional masih harus melalui tahapannya yaitu perijinan di BPOM. “untuk mendapat sertifikat BPOM Jakarta direkomendasi ke BPOM Surabaya harus ada persyaratan lagi. Misalnya, Gedung untuk produksi obat tradisionl harus disesuaikan atas permintaan BPOM tersebut. Rata-rata untuk merubah Gedung mengeluarkan dana Rp 200 juta,” terangnya.

Baca Juga :  Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Setelah lewat BPOM Surabaya, kata kemudian ijin selanjutnya untuk pengurusan ijin edar yang dikeluarkan oleh BPOM Jakarta. ”Ini terlalu ribet sekali untuk pengurusan. Belum lagi uji lab produksi obatnya yang membutuhkan biaya kisaran Rp 4 juta,”jelasnya.

Ditambahkan oleh Artono, dengan prosedur yang rumit tersebut, pihaknya berharap pemerintah harus hadir membantu para pelaku UMKM obat tradisional tersebut. “Jangan terlalu rumit dan sulitlah persyaratan agar perekonomian tetap hidup,” tandasnya. Nang

Berita Terkait

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris
Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten
Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia
Kembali ke Kota Bandung Usai Mudik, Pj Wali Kota Ingatkan Sejumlah Hal Ini
Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu
Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik
Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan
Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 19:51 WIB

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Minggu, 14 April 2024 - 16:39 WIB

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 April 2024 - 16:25 WIB

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 April 2024 - 09:15 WIB

Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu

Minggu, 14 April 2024 - 06:32 WIB

Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik

Minggu, 14 April 2024 - 06:17 WIB

Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan

Sabtu, 13 April 2024 - 19:42 WIB

Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Sabtu, 13 April 2024 - 18:49 WIB

Ribuan kendaraan Merayap Pelan Mengular Hingga Lima Kilometer pada H+4 di Pemalang

KANAL TERKINI

KANAL TRAVEL

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:39 WIB

KANAL SIDOARJO

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:39 WIB

KANAL SULAWESI

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:25 WIB