Beredar Video Oknum Berseragam Mirip Polisi di Medsos, Ini Sikap Kapolres Jombang

- Editor

Selasa, 1 Juni 2021 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Jombang, Jawa Timur  AKBP Agung Setyo Nugroho langsung merespon beredarnya video pria berseragam mirip polisi, di sebuah group media sosial (medsos) Facebook.

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, mengaku sudah memanggil oknum petugas yang bersangkutan dan sedang melakukan pemeriksaan.

“Jadi kejadian di Kabuh kita sudah dapat laporan, dari Kanit Provost sudah saya perintahkan, untuk ditindaklanjuti, kita lakukan pemeriksaan,” terang Kapolres Jombang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Kapolres menyebut, hingga Senin (31/05/2021) kemarin, pemeriksaan kepada oknum polisi ini disebutnya masih terus berlangsung.

Baca Juga :  Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Kapolres menjelaskan, kejadian itu memang berlangsung di posko check point dan penyekatan Kabuh. Oknum yang melakukan dugaan pungli itu, adalah salah satu personel dari Polsek di utara Brantas.

“Informasi dilakukan personel dari Polsek Ploso. Informasi lebih lanjutnya setelah pemeriksaan,” lanjutnya.

Pihaknya pun menegaskan, perbuatan yang dilakukan oknum polisi itu menyalahi aturan serta tugas dan wewenang aparat kepolisian. Pos check point itu, disebut AKBP Agung harusnya berfungsi sebagai sarana bagi petugas melakukan pengawasan.

Baca Juga :  Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

“Petugas itu di sana harusnya untuk penyekatan dari warga masyarakat yang masuk ke Jombang, mulai surat antiswab dan lain sebagainya. Lha itulah mungkin disalahgunakan untuk kepentingan pribadi yang bersangkutan,” katanya.

Karenanya, dengan pemeriksaan itu, Kapolres berharap kejadian yang sama tak lagi terulang di manapun. Pihaknya juga berjanji akan memproses oknum polisi sesuai aturan yang berlaku.

“Sudah saya perintahkan kita lakukan pemeriksaan nantinya kita proses sesuai ketentuan yang ada. Operasi ketupat juga sudah brakhir, dan segera akan kita tindaklanjuti,” pungkasnya.(elo)

Berita Terkait

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama
Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO
Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya
Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:26 WIB

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Sabtu, 15 Juni 2024 - 23:01 WIB

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:27 WIB

Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:34 WIB

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:45 WIB

Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:02 WIB

Distribusikan 376 Sapi Kurban, PDIP Jatim: Idul Adha Momentum Perkuat Gerakan Bantu Rakyat

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB