Sempat Kabur, Pemukul Bocah Akhirnya Diringkus Resmob Polrestabes Surabaya di Tangerang Banten

- Editor

Jumat, 11 Juni 2021 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Pelaku penganiaya seorang bocah bernama Jose Marvel (12) hingga meninggal dunia dibekuk anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pelaku itu adalah Wahyu Buana Putra Morita (45), warga asal Garut, Jawa Barat.

“Yang bersangkutan ditangkap petugas ketika menginap di sebuah masjid kawasan Tangerang, Banten pada tanggal 9 Juni kemarin,” ungkap Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo dalam pers rilis di Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (11/6/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purwono mengaku, pihaknya sempat mengalami kualahan saat melakukan pengejaran terhadap pelaku Wahyu yang berpindah-pindah tempat persembunyian.

“Dia pergi bersama kedua anaknya dari Surabaya ke Sidoarjo. Lalu pindah lagi, ke Mojokerto, Solo, Yogyakarta, Purworejo, Kebumen, Purwokerto, Tasikmalaya, Bandung dan Jakarta. Tapi pelaku tertangkap di kawasan Tangeran saat menginap di masjid,” kata Oki.

Baca Juga :  Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik

Pelaku Wahyu terdata baru sekitar empat hari menempati rumah kos di Jalan Kupang Krajan V Surabaya bersama kedua anaknya, masing-masing berusia 11 dan 14 tahun. Pelaku sudah berpisah dengan istrinya.

“Kedua anaknya sementara ini kami serahkan untuk dirawat ibunya. Kami siapkan psikolog untuk memulihkan psikologisnya,” ucap AKBP Oki.

Perlu diketahui, kejadian terjadi pada tanggal 25 Mei lalu. Saat itu korban JM sedang bermain dengan kedua anak pelaku di rumah kos Jalan Kupang Krajan V Surabaya. Perlu diketahui, JM adalah teman bermain dari kedua anak pelaku.

Saat itu, Wahyu menganiaya korban dengan cara menghantamkan balok paving beberapa kali ke arah kepala JM. Penganiayaan itu dilakukan di depan kedua anaknya. Korban JM sempat ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo hingga akhirnya meninggal dunia pada 2 Juni lalu.

Baca Juga :  Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan

Wahyu mengakui, bersama kedua anaknya, sempat menyaksikan korban JM yang sedang sekarat dengan mata terbelalak. Namun dia tidak peduli. Lantas merebut telepon seluler milik korban dan membawa serta kedua anaknya kabur.

“Telepon seluler milik korban saya jual kepada seseorang di kawasan Simokerto Surabaya seharga Rp500 ribu. Uangnya menjadi bekal kami melarikan diri,” katanya.

Sejak itu Wahyu bersama kedua anaknya berpindah-pindah tempat. Tidak selalu naik angkutan umum, sering kali berjalan kaki. Tidurnya dari warung ke warung pinggir jalan yang sudah tutup. Terkadang menginap di masjid.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 80 UU tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara. Ady

Berita Terkait

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris
Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten
Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia
Kembali ke Kota Bandung Usai Mudik, Pj Wali Kota Ingatkan Sejumlah Hal Ini
Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu
Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik
Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan
Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 19:51 WIB

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Minggu, 14 April 2024 - 16:39 WIB

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 April 2024 - 16:25 WIB

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 April 2024 - 09:15 WIB

Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu

Minggu, 14 April 2024 - 06:32 WIB

Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik

Minggu, 14 April 2024 - 06:17 WIB

Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan

Sabtu, 13 April 2024 - 19:42 WIB

Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Sabtu, 13 April 2024 - 18:49 WIB

Ribuan kendaraan Merayap Pelan Mengular Hingga Lima Kilometer pada H+4 di Pemalang

KANAL TERKINI

KANAL TRAVEL

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:39 WIB

KANAL SIDOARJO

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:39 WIB

KANAL SULAWESI

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:25 WIB