Pemilihan cabor-cabor ini harus didasari oleh metode sport scientific sehingga dalam rekrutmen, pembinaan, kompetisi sampai dengan event-event pertandingan pun terukur dan bisa dievalusi secara ilmiah. Bukan hanya berdasarkan selera dari para penguasa olahraga. Hanya, dengan pendekatan ilmiah, dunia olahraga kita baru akan terdongkrak maju dalam prestasi internasional, prestasi Olimpiade.
“Belajarlah dari negara-negara yang prestasi olahraganya menjulang. Kitap un bisa, kalau kita mau. Salam olahraga. Indonesia Bisa!,” tandasnya.
