Hijrah Kekinian, Khofifah Ajak “Move On” dari Covid-19

- Editor

Selasa, 10 Agustus 2021 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (10/8)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (10/8)

Surabaya, Kanalindonesia – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur untuk menjadikan peringatan Tahun Baru Hijriah 1 Muharam 1443 Hijriah sebagai momentum “move on” dari Pandemi Covid-19.

Menurut Khofifah, semangat Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai format hijrah atau dalam istilah kekinian “move on” dari masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19. Caranya, dengan menguatkan semangat bangkit,  gotong royong dan solidaritas serta saling bantu antar sesama umat manusia.

“Rasa empati dan solidaritas kita benar-benar diuji selama satu tahun setengah ini. Jangan kendor, sebaliknya justru harus semakin diperkuat mengingat dampak pandemi ini memukul semua sektor dan lapisan masyarakat,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (10/8).

Khofifah mengungkapkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan akibat pandemi Covid-19. Perlu dukungan, kerjasama, dan kerja keras seluruh lapisan dan elemen masyarakat agar membuahkan hasil yang optimal.

Khofifah menyebut, pandemi Covid-19 telah memaksa seluruh manusia di dunia melakukan penyesuaian dan perubahan menuju bentuk kenormalan baru. Salah satu semangat Hijrah dalam konteks pandemi adalah juga mendisiplinkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Konteks hijrah kekinian berbeda. Saat ini kita dituntut untuk mampu beradaptasi dan dengan cepat merespons situasi dan kondisi. Semangat solidaritas kita sebagai sebuah bangsa pun dituntut untuk lebih kuat dan tinggi lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengungkapkan semangat move on yang Ia maksud berlaku di semua sektor kehidupan. Dalam hal berusaha atau berbisnis misalnya, kata dia. Pandemi Covid-19 selayaknya dapat dijadikan ajang move on dari cara-cara pemasaran tradisonal menjadi cara pemasaran yang lebih modern dengan memanfaatkan teknologi.

Baca Juga :  Bank Jatim Revitalisasi SWK Pinghay, Kini Jauh Lebih Nyaman dan Tertata

“Jika dulu pemasaran serba offline, maka sekarang cobalah untuk mengaktivasi penjualan secara online. Manfaatkan media sosial dan internet yang mudah diakses untuk memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.

“Konsumen saat ini berubah, jadi tidak bisa kemudian menyalahkan Covid-19 yang notabene merupakan ujian dari Allah SWT. Sebaliknya alih-alih mengeluh maka lebih baik beradaptasi dengan cara-cara yang juga baru. Ini semua agar bisa tetap survive,” tutup Khofifah. (shi)

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 3 Cirebon Gelar Lomba Mewarnai
KPwBI Cirebon Akan Gelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival ke-9 di Kuningan: Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Daerah
Memperingati Hari Anak Nasional, RS Sayidiman Magetan Gelar Festival Anak Hebat
Gelar Rapimwil se Jatim, PKS siap All Out Menangkan Khofifah-Emil
11 Tahun Tak Terawat, Rumput Baru Stadion Bathoro Katong Ponorogo akan Dipasang Pertengahan Agustus
Atap Bangunan Rumah Warga Disapu Angin Kencang, Dinsos Selayar Gercep Salurkan Bantuan
Kisruh di PWI Pusat, Puluhan Wartawan Jatim Tuntut KLB
Lima Jam Terombang Ambing di Perairan Sebelah Timur Pelabuhan Pamatata, Dua Crew Kapal Nur Muafiq, Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:57 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 3 Cirebon Gelar Lomba Mewarnai

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:49 WIB

KPwBI Cirebon Akan Gelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival ke-9 di Kuningan: Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Daerah

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:16 WIB

Memperingati Hari Anak Nasional, RS Sayidiman Magetan Gelar Festival Anak Hebat

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:54 WIB

Gelar Rapimwil se Jatim, PKS siap All Out Menangkan Khofifah-Emil

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:56 WIB

11 Tahun Tak Terawat, Rumput Baru Stadion Bathoro Katong Ponorogo akan Dipasang Pertengahan Agustus

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:32 WIB

Atap Bangunan Rumah Warga Disapu Angin Kencang, Dinsos Selayar Gercep Salurkan Bantuan

Selasa, 23 Juli 2024 - 10:14 WIB

Kisruh di PWI Pusat, Puluhan Wartawan Jatim Tuntut KLB

Selasa, 23 Juli 2024 - 09:15 WIB

Lima Jam Terombang Ambing di Perairan Sebelah Timur Pelabuhan Pamatata, Dua Crew Kapal Nur Muafiq, Berhasil Diselamatkan

KANAL TERKINI