MAGETAN, KANALINDONESIA.COM. Bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam 1 Suro 1443 Hijriyah dalam kalender Jawa, atau 1 Muharam kalender Islam, empat soko guru masjid Ki Mageti Magetan di dirikan. Pendirian soko guru disaksikan langsung bupati Magetan Suprawoto , beserta jajaran OPD , panitia pelaksana. Serta sejumlah kyai dari ponpes di Magetan, Selasa 10 Agustus 2021. Dengan peralatan modern , 4 soko guru dengan diameter 38 sentimeter dan tinggi 9 meter ini pelan pelan didirikan.
“ Masjid ini punya nilai historis yang luar biasa. Karena soko gurunya ini berusia ratusan tahun”, terang bupati Suprawoto. Oleh karena itu,syiar syiar Islam ini harus terus kita pertahankan. Seperti yang telah dilakukan oleh para pendahulu pendahulu Magetan, tambahnya.
Meski masjid ini didirikan oleh pemkab Magetan, namun pembiayaannya berasal dari para donatur. Bupati Suprawoto berharap masyarakat yang punya rejeki lebih bisa turut berpartisipasi berdonasi. “ Masjid ini dibangun secara swadaya,partisipasi masyarakat. Oleh karena itu,siapapun yang punya rejeki lebih bisa berdonasi guna mendukung pembangunan masjid ini”, ujar Suprawoto.
Kedepan, kawasan rest area ini akan menjadi kawasan yang strategis. Karena berada dilokasi yang ada wisatanya, tempat ibadah, kuliner, dan tempat belanja di sentra pasar sayur mayur asal Magetan.
Soko guru ini sendiri, beserta gebyok dan kayu utama lainnya adalah bekas dari Masjid Agung Baitussalam, alun alun Magetan yang telah di renovasi menjadi masjid dengan konstruksi bangunan modern. Masjid ini berada di kawasan wisata Kebun Refugia, Plaosan Magetan.
(Arif_kanalindonesia.com)
