Khofifah Sampaikan Positive Rate Jatim Sesuai Standar WHO

- Editor

Senin, 6 September 2021 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jakarta, KanalIndonesia.com : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa positivity rate mingguan kasus Covid-19 terus turun. Hasil assemen situasi Covid-19 di laman website Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 4 September 2021, positivity rate mingguan di Jatim telah mencapai 4,68 persen.

Capaian tersebut sudah sesuai standar pengendalian pandemi dari WHO yakni dibawah 5 persen. Sekaligus juga dibawah positivity rate mingguan nasional yang berada di angka 6,97 persen. Positivity rate sendiri adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Dengan semakin turunnya positivity rate ini, kini hanya tersisa 4 daerah di Jatim yang saat ini berada pada zonasi assestment level 4 yaitu Kab. Ponorogo, Kab. Magetan, Kab. Blitar dan Kota Blitar. Dimana, pada awal bulan Juli dulu ada 34 kab/kota yang masuk ke level 4.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah positivity rate mingguan kita sekarang sudah sesuai WHO di bawah 5 persen yaitu 4,68 persen, bahkan juga dibawah nasional. Ini pertama kali selama pandemi COVID-19. Hal ini berseiring bahwa zonasi daerah asesment level 4 di Jatim hanya tinggal 4 kab/kota,” ungkap Gubernur Khofifah di Badan Penghubung Prov.Jatim Jl. Pasuruan Jakarta, Senin (6/9/2021).

Baca Juga :  Kunjungi Relawan Bamunas, FS SBH Harap Ada Sosok Tepat Untuk Pilkada Kota Cirebon 2024

Capaian ini dipengaruhi oleh masifnya testing dan tracing yang lebih efektif. Dengan standar jumlah tes yang ditetapkan WHO yaitu 1:1.000 penduduk/minggu, Jatim seharusnya melakukan test 40.000/minggu. Sementara, minggu kemarin jumlah testing di Jatim telah mencapai 90.045. Yang artinya angka tes di Jatim sudah mencapai lebih dari 2 kali lipat standar WHO. “Idealnya testing minimal yang dilakukan di Jatim adalah kurang lebih sekitar 40.000 test tapi kita sudah berhasil mencapai lebih 2 kali lipat dari target tersebut,” tukas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Selain itu, lanjut Khofifah, untuk pelacakan kasus atau tracing ratio Covid-19 di Jatim juga mengalami peningkatan yang signifikan dari yang sebelumnya 1,17 sekarang naik menjadi 11,75. Yang artinya kapasitas tracing di Jawa Timur naik 10 kali lipat. “Harapannya ke depan positivity rate yang semakin rendah ini dan testing rate maupun tracing ratio yang semakin tinggi bisa terus dipertahankan. Karena terbukti kombinasi ini sangat efektif menurunkan jumlah penyebaran Covid-19 di Jatim,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Jatim Dapat Jatah Dana Hibah Triliunan Rupiah, KPK Pantas Panggil dan Periksa Khofifah-Emil

Khofifah menambahkan, bahwa kombinasi menurunnya positivity rate dan tingginya tracing ratio maupun testing rate sangat mempengaruhi penurunan keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jatim. Dimana, tambahan BOR di Jatim turun menjadi 22,48 persen jauh dari standard WHO yaitu di bawah 60 persen. Disamping itu, tingkat kematian juga menurun dari 5,5/100 ribu penduduk per minggu menjadi 2,11/100 ribu penduduk.

“Saya mohon kepada semua pihak dan masyarakat untuk  tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, mengikuti vaksinasi,  tracing dan testingnya juga terus kita tingkatkan,” pungkasnya. (shi)

 

 

Berita Terkait

Memperingati Hari Anak Nasional, RS Sayidiman Magetan Gelar Festival Anak Hebat
Gelar Rapimwil se Jatim, PKS siap All Out Menangkan Khofifah-Emil
11 Tahun Tak Terawat, Rumput Baru Stadion Bathoro Katong Ponorogo akan Dipasang Pertengahan Agustus
Atap Bangunan Rumah Warga Disapu Angin Kencang, Dinsos Selayar Gercep Salurkan Bantuan
Kisruh di PWI Pusat, Puluhan Wartawan Jatim Tuntut KLB
Lima Jam Terombang Ambing di Perairan Sebelah Timur Pelabuhan Pamatata, Dua Crew Kapal Nur Muafiq, Berhasil Diselamatkan
Tiba-tiba Hadir di Kejari Gresik, Kapolres Beri Kejutan Sambut ke 64 Hari Bhakti Adhyaksa
Geruduk DPRD, Forum RW Panjunan Minta Dewan Bersikap Adil Sikapi Polemik Stockpile Batu Bara

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:16 WIB

Memperingati Hari Anak Nasional, RS Sayidiman Magetan Gelar Festival Anak Hebat

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:54 WIB

Gelar Rapimwil se Jatim, PKS siap All Out Menangkan Khofifah-Emil

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:56 WIB

11 Tahun Tak Terawat, Rumput Baru Stadion Bathoro Katong Ponorogo akan Dipasang Pertengahan Agustus

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:32 WIB

Atap Bangunan Rumah Warga Disapu Angin Kencang, Dinsos Selayar Gercep Salurkan Bantuan

Selasa, 23 Juli 2024 - 09:15 WIB

Lima Jam Terombang Ambing di Perairan Sebelah Timur Pelabuhan Pamatata, Dua Crew Kapal Nur Muafiq, Berhasil Diselamatkan

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:57 WIB

Tiba-tiba Hadir di Kejari Gresik, Kapolres Beri Kejutan Sambut ke 64 Hari Bhakti Adhyaksa

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:34 WIB

Geruduk DPRD, Forum RW Panjunan Minta Dewan Bersikap Adil Sikapi Polemik Stockpile Batu Bara

Senin, 22 Juli 2024 - 22:00 WIB

650 Personil Gabungan Lakukan Penyekatan Suran Agung di Perbatasan Ponorogo-Madiun, 9 Sepeda Motor Diminta Putar Balik

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Peringati Hari Bhakti TNI AU ke-77, Koopsud I Gelar Donor Darah

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:30 WIB