PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Dalam mengatasi permasalahan sampah yang menggunung di TPA Mrican, yang berada di Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Bupati Sugiri Sancoko mengajak anak muda untuk turut berkreatifitas dan berinovasi mengolah sampah menjadi sumber ekonomi.
Hasilnya sejumlah anak muda itu membuat alat untuk merubah sampah menjadi briket bahan untuk pembakaran.
Disamping memiliki nilai ekonomis, briket juga dinilai mampu mengurangi volume sampah di TPA mrican yang kian hari tak mampu menampung sampah.
Dalam keterangannya Kang Giri menjelaskan dalam satu hari sampah yang mampu diolah bisa mencapai hingga 30 ton perhari,sementara 4,5 ton sampah dapat dijadikan 1,5 ton briket.
Terkait pemasaran,Kang Giri mengatakan sudah menjalin kerjasama dengan berbagi pihak, mulai pabrik kertas, plastik hingga pabrik pupuk.
Dengan adanya teknologi ini Bupati Sugiri berharap dapat menyelesaikan persoalan sampah sekaligus memiiki nilai ekonomis.
Seperti diketahui TPA Mrican yang memiliki luas hanya 1,8 hektar, setiap hari harus mendapat kiriman sampah hingga 90 ton.
Hal itu membuat TPA yang terletak di desa mrican Kecamatan jenangan sudah over load hingga direncanakan tahun 2022 nanti akan menambah lokasi seluas lebih dari 2 hektar.(*)
