Khofifah : 50 Persen Kab/Kota di Jatim Level 1

- Editor

Selasa, 21 September 2021 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA. COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan 50 persen kab/kota berada di level 1 penanganan Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil assesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 19 September 2021 yang dirilis pada tanggal 20 September 2021.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras, sinergi, serta kolaborasi dari berbagai elemen strategis masyarakat.

“Alhamdulillah, atas ikhtiar, sinergi dan do’a kita semua, Provinsi Jatim setelah menjadi satu-satunya provinsi yang pertama masuk pada level 1 di Pulau Jawa – Bali. Bahkan di Indonesia, sesuai assesment yang dilakukan Kemenkes RI. Sekarang kabupaten/kota di Jatim 50 % masuk level 1 dan 50 % level 2. Mohon tetap waspada dan diikuti dengan disiplin protkes serta percepatan vaksinasi, ujar orang nomor satu di Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (21/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rinciannya, 19 kabupaten/kota yang masuk level 1 yaitu Kab. Tuban, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Magetan, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kota Batu, Kab. Kediri, Jombang, Jember, Gresik, dan Banyuwangi.

Baca Juga :  Lumajang Juara Umum, Semarak Gelar Peralatan Se-Jatim Ditutup dengan Lima Arahan BNPB

Sedangkan untuk level 2 yaitu Kab. Tulungagung, Trenggalek, Probolinggo, Ponorogo, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Kab. Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, dan Bangkalan.

Sementara berdasarkan situasi Covid-19 di tingkat provinsi, Jatim masih menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa – Bali yang berada pada level 1. Sedangkan saat ini terdapat empat provinsi di Jawa – Bali berada pada level 2 dan dua provinsi berada level 3.

Mantan Mensos RI menjelaskan, assesment yang dilakukan Kemenkes RI tersebut berdasarkan atas hasil 6 parameter yaitu Kasus Konfirmasi, Rawat Inap RS, Kematian, Testing, Tracing dan Treatment yang dilakukan secara masif dan terukur.

Kasus konfirmasi Jatim berada pada level 1 dengan angka 6,38 per 100 ribu penduduk/minggu. Angka tersebut di bawah standar yang ditetapkan Kemenkes RI yaitu di bawah 20 per 100 ribu penduduk/minggu.

Rawat inap RS berada pada level 1 dengan angka 1,37 per 100 ribu penduduk/minggu di bawah standar Kemenkes RI yaitu <5 per 100 ribu penduduk/minggu.

Tingkat kematian berada pada level 1 mencapai 0,42/100 ribu penduduk/minggu di bawah ketentuan Kemenkes RI yaitu <1/100 ribu penduduk/minggu. Untuk testing sendiri, jumlah tes PCR di Jatim sudah sesuai standar WHO (>40.479 test/ minggu). Berdasarkan data.covid19.go.id per 19 September 2021, seminggu terakhir berada di angka 147.912 test/minggu. Sehingga positivity rate Jatim berada di angka 1,23%. Angka ini memenuhi standar WHO di bawah 5%/ minggu.

Baca Juga :  DPRD Jatim Minta Kemenristek Tidak Gegabah Menghapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa

Sementara untuk tracing Jatim mencapai 16,72 rasio kontak erat/kasus konfirmasi/minggu. Dengan demikian, tracing ratio Jatim mampu menembus standar Kemenkes RI, dimana Standar Kemenkes RI yaitu 15 kasus di-tracing per 1 kasus.

Untuk treatment di Jatim, jika dilihat dari tingkat ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RS sudah mencapai 11,83%/minggu. BOR di Jatim ini juga sesuai standar WHO yaitu di bawah 60%.

“Terimakasih para tracers, swabers, babinsa dan babinkabtibmas, tim nakes dan rumah sakit yang telah bekerja keras dan masyarakat Jatim yang telah kooperatif dalam kegiatan testing, tracing, maupun treatment ini,” imbuh gubernur perempuan di Jatim itu.

Meski demikian, Khofifah terus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). (shi)

Berita Terkait

Gelar Rapimwil se Jatim, PKS siap All Out Menangkan Khofifah-Emil
11 Tahun Tak Terawat, Rumput Baru Stadion Bathoro Katong Ponorogo akan Dipasang Pertengahan Agustus
Atap Bangunan Rumah Warga Disapu Angin Kencang, Dinsos Selayar Gercep Salurkan Bantuan
Kisruh di PWI Pusat, Puluhan Wartawan Jatim Tuntut KLB
Lima Jam Terombang Ambing di Perairan Sebelah Timur Pelabuhan Pamatata, Dua Crew Kapal Nur Muafiq, Berhasil Diselamatkan
Tiba-tiba Hadir di Kejari Gresik, Kapolres Beri Kejutan Sambut ke 64 Hari Bhakti Adhyaksa
Geruduk DPRD, Forum RW Panjunan Minta Dewan Bersikap Adil Sikapi Polemik Stockpile Batu Bara
650 Personil Gabungan Lakukan Penyekatan Suran Agung di Perbatasan Ponorogo-Madiun, 9 Sepeda Motor Diminta Putar Balik

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:54 WIB

Gelar Rapimwil se Jatim, PKS siap All Out Menangkan Khofifah-Emil

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:56 WIB

11 Tahun Tak Terawat, Rumput Baru Stadion Bathoro Katong Ponorogo akan Dipasang Pertengahan Agustus

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:32 WIB

Atap Bangunan Rumah Warga Disapu Angin Kencang, Dinsos Selayar Gercep Salurkan Bantuan

Selasa, 23 Juli 2024 - 10:14 WIB

Kisruh di PWI Pusat, Puluhan Wartawan Jatim Tuntut KLB

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:57 WIB

Tiba-tiba Hadir di Kejari Gresik, Kapolres Beri Kejutan Sambut ke 64 Hari Bhakti Adhyaksa

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:34 WIB

Geruduk DPRD, Forum RW Panjunan Minta Dewan Bersikap Adil Sikapi Polemik Stockpile Batu Bara

Senin, 22 Juli 2024 - 22:00 WIB

650 Personil Gabungan Lakukan Penyekatan Suran Agung di Perbatasan Ponorogo-Madiun, 9 Sepeda Motor Diminta Putar Balik

Senin, 22 Juli 2024 - 21:13 WIB

Plt. Bupati Subandi Minta Guru Penggerak Cetak SDM Unggul

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Peringati Hari Bhakti TNI AU ke-77, Koopsud I Gelar Donor Darah

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:30 WIB

KANAL JATIM

Kisruh di PWI Pusat, Puluhan Wartawan Jatim Tuntut KLB

Selasa, 23 Jul 2024 - 10:14 WIB