“Dengan reuni seperti ini, kita baru tahu ternyata alumni FKMM/FMN memiliki potensi yang besar untuk saling membesarkan,” tambah pria yang mantan aktivis FMN dekade 2000 an ini.
Di sela-sela acara Reuni Bela Kawan , Aktivis DA Malik membagikan souvenir Kaos sebanyak 200 biji kepada peserta. Kaos yang bergambar Ali Al Khairy yang bagian belakang tertulis ‘Relawan Rekan Sejawat’.
“Kaos ini saya dedikasi untuk mensupport Ali Al Khairy tampil dalam pilgub ntb 2024,” ujar DA Malik yang berprofesi sebagai Lawyer.
Temu Aktivis Pergerakan NTB yang dihadiri lintas generasi dihadiri oleh puluhan aktivis yang sekarang dari beragam profesi seperti ASN, APH, Kepala Desa, Dosen, Lawyer, Aktivis Partai, NGO, Ustad, Jamaah Tablik, Pengusaha, dan lain-lain.
Acara Reuni ini ditutup dengan pemaparan kisah unik dari masing-masing peserta sekaligus perkenalanan saat masih menjadi student dikampusnya dulu.(*)
