Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL GADGET

UiPath Support Transformasi Digital di Indonesia

Wen Ming Wong menambahkan, disamping mengautomasi proses-proses manual dalam pekerjaan, RPA juga mendorong pertumbuhan ekonomi dengan terciptanya lapangan-lapangan kerja baru di pasar-pasar yang tengah bertumbuh. IDC mengestimasikan ada dua lapangan kerja baru untuk setiap pekerjaan yang tergantikan oleh RPA, dan bila berdasarkan pada bagaimana teknologi RPA ini berkembang pesat, rasio ini juga bisa berubah seiring waktu, muncul empat pekerjaan baru untuk setiap satu pekerjaan yang tergantikan.

Dengan automasi, terbuka peluang besar menapaki karir-karir baru. Makin gencarnya transformasi digital membuat perusahaan, mau tak mau, harus meningkatkan skill karyawan mengenai RPA untuk mengoptimalkan produktivitas dan inovasi dari terselenggaranya automasi di perusahaan. Menurut riset UiPath, 68% pekerja dengan skill di atas rata-rata kini memperoleh gaji lebih tinggi dari sebelum ya dan 57% naik jabatan dan peran di perusahaan, dan ada penambahan tenaga kerja di perusahaan sebagai dampak dari pengadopsian RPA, 50% berasal dari karyawan baru dan 50% lainnya berasal dari karyawan yang ada namun dengan peningkatan skill baru.

Virtual Media Briefing Robotic Process Automation (RPA) – Tantangan dan Peluang Industri untuk Optimalkan Produktivitas, Efisiensi, hingga Pemberdayaan Kompetensi SDM, Kamis (18/11/2021).

“Automasi optimalkan produktivitas karyawan, sehingga mereka bisa lebih fokus pada tugas-tugas substansial lainnya, seperti hal-hal strategis, mengasah kreativitas, dan makin kolaboratif,” ucap Wen Ming Wong.

“Seperti setiap kemunculan teknologi-teknologi baru lainnya, RPA dan AI akan mampu mencetak lapangan-lapangan kerja baru. Bahkan ini sudah berlangsung. Untuk itulah penting bagi perusahaan untuk segera melatih dan membuka jalan menuju pengadopsian automasi maupun teknologi-teknologi digital lainnya agar dapat mencetak SDM karyawan yang kian cakap dan makin antusias dalam berkarya,” imbuhnya.

Ekosistem Mitra UiPath Percepat Pertumbuhan

Wen Ming Wong mengungkapkan keuntungan yang diperoleh dari pengadopsian UiPath RPA makin lengkap dengan adanya lebih dari 4.700 mitra yang tergabung dalam ekosistem. Mereka menawarkan produk dan layanan untuk pengembangan kecakapan dan mendukung penggelaran di sisi pelanggan. Dukungan RPA bisa berupa yang paling mendasar, seperti konektivitas jaringan maupun cloud storage, bahkan yang kompleks sekalipun, seperti konsultasi strategi bisnis, assessment SDM, hingga dukungan untuk pengembangan RPA centers of excellence.

IDC memprediksikan, bahwa secara global, pengadopsian UiPath dan mitra-mitranya dalam ekosistem akan turut menghasilkan sekira 5 miliar dolar AS tahun ini dan 16,4 miliar dolar AS di akhir 2025. IDC mengestimasikan bahwa UiPath bersama ekosistem mitranya akan mampu menciptakan sekira 40.000 lapangan kerja di akhir 2025 dan menghasilkan potensi pendapatan hingga 52,1 miliar dolar AS dari tahun 2021 hingga 2025.

“Dengan adanya ekosistem mitra UiPath, kapabilitas platform automasi menjadi makin luas, terlepas dari apapun sektor yang digeluti dan skala bisnisnya. Kami berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem ini terus tumbuh dengan menghadirkan peranti dan dukungan sebagai kunci dalam memberdayakan karyawan dalam bekerja nantinya di masa depan,” pungkas Wen Ming Wong. @Rudi

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita