Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Nyaris Terendam Air Waduk Bendo, Warga Ngadirojo Ponorogo Ramai-ramai Pindahkan Makam

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Warga Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Ponorogo memindahkan makam yang berada di komplek pemakaman umum Nglebak, lantaran terancam tenggelam akibat pengisian air Bendungan Bendo, Senin (29/11/2021).

Warga khawatir makam yang diyakini warga sebagai makam leluhurnya akan hilang terendam air Bendungan Bendo.

Sejak diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Bulan September 2021 lalu, kini air bendungan mulai meluber hingga nyaris menenggelamkan makam yang sudah difungsikan sejak zaman Belanda tersebut.

Sementara proses pemindahan makam melibatkan modin desa setempat. Sebelum dipindah, makam didoakan oleh modin dan selanjutnya sebagian tanah makam dipindahkan di kain kafan dan diikat layaknya jenazah.

Selain itu, batu nisan pun juga turut dibawa ahli waris untuk dipindah ke makam desa, yakni Makam Putuk Baru. Bahkan proses pemindahan makam yang dilakukan warga maupun anak keturunan jenazah sudah sejak tiga hari yang lalu.

Jumari salah satu ahli waris mengatakan, “ ini sudah menjadi kehendak masyarakat yang memiliki ahli waris disini dan takut kalau makam leluhur kami tenggelam, jadi dipindah bersama ke makam Putuk Baru,”ucapnya.

Sejak tiga hari lalu, Modin Desa sudah memindahkan sedikitnya 150 makam dan diperkirakan jumlah ini masih akan terus bertambah karena masih banyak makam yang belum dipindahkan.

Dalam keterangannya Nur Kholis, Modin setempat menjelaskan bahwa karena airnya sudah dekat dengan makam maka kalau tidak segera dipindah akan tenggelam.

Menanggapi hal tersebut, Pamuji Kades Desa Ngadirojo membenarkan jika warganya sejak beberapa hari lalu memindahkan makam leluhur ke makam desa, disebabkan karena makam Ngeblak bakal terendam air Bendungan Bendo.

“Dan itu juga atas kesadaran masyarakat diperkirakan kalau besuk hujan, nanti yang jelas mendekati dan takut tergenang, maka warga masyarakat memiliki inisiatif untuk memindah secara swadaya,”tuturnya.

Sementara itu pihak BBWS dalam waktu dekat akan menemui ahli waris untuk memberikan ganti rugi. Sebab dalam waktu dekat makam memang akan terendam air Bendungan Bendo.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita