Layanan konsumen Kartu Prakerja buka setiap hari, dari pukul 8 pagi sampai 8 malam. “Tidak ada hari libur. Setiap hari ada sekitar 60 orang bekerja dalam dua shift,” terangnya.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan apresiasi karena menurutnya Kartu Prakerja membuktikan bahwa program pemerintah juga bisa memberikan layanan kepada masyarakat dengan kualitas tinggi.
“Program Kartu Prakerja menjawab benar apa yang menjadi kebutuhan publik dalam memilih sebuah layanan, yakni tahu keinginan pasar dan mengutamakan pelanggan. Mengutamakan kepuasan pelanggan itu bagaimana? Ya, pelayanannya jangan bertele-tele, jangan lama-lama,” kata Moeldoko.
Untuk itu, Moeldoko sepakat bahwa pelayanan kualitas tinggi yang diterapkan Kartu Prakerja harus jadi pola kerja baru birokrasi kita.
“Implementasi pelayanan Program Kartu Prakerja sangat positif, karena itu bisa diadopsi dan jadi model layanan instansi publik yang lain,” kata Moeldoko yang juga menjabat Wakil Ketua Komite Cipta Kerja ini,
Dengan capaian lebih dari 11 juta penerima dalam dua tahun pertama pelaksanaan program, Moeldoko menggarisbawahi bahwa Kartu Prakerja benar-benar menerapkan prinsip ‘Dilan’ alias ‘Digital Melayani’.
“Yang diubah pertama adalah metodenya, cara melayani masyarakat dengan berorientasi pada kecepatan, efektivitas dan efisiensi,” pungkasnya.
