Shin Tae Yong mulai dicintai banyak orang. Kehadirannya di Indonesia mirip drama Korea. Setelah memegang Timnas Korea, dia bersedia melatih Timnas Indonesia demi membantu ekonomi keluarga. Kini dia mulai dicintai publik Indonesia. Banyak yang menyapa “Kamsahammida” hingga “Saranghaeyo.” We love you Coach!
Apapun hasil pertandingan di final, tak begitu penting lagi. Sebab tim ini telah menunjukkan motivasi, daya tahan, dan rasa lapar akan kemenangan, hal-hal yang selama ini hilang. Mereka siap bertempur habis-habisan.
Di satu media, Asnawi Mangkualam, putra pemain legendaris PSM Makassar, Bahar Muharram, mengaku siap bertempur.
“Kalaupun kami kalah, maka kami akan kalah saat berdiri. Kami akan kalah dalam posisi perang,” katanya.
Sumber: timur-angin.com
