Pejabat Bappenas ini juga menjelaskan saat ini Indonesia tengah memiliki kekuatan bonus demografi sehingga banyak penduduk produktif. Oleh karena itu, apabila tidak mendorong hal tersebut dan hanya dikonsentrasikan di wilayah Sumatera dan Jawa serta tidak didorong transformasi ekonomi dan bonus demografi digunakan maka tidak akan terwujud. Jadi menurutnya, keputusan tepat saat ini untuk pindah ibukota di Kaltim.
M. Roudo mengakui banyak tantangan dan masukan ke sana. Jadi kata Roudo, pemindahan IKN ini upaya untuk mengatasi dampak pandemi di sektor ekonomi, dimana akan dilakukan transformasi ekonomi 6 klaster industri dan 2 klaster pendukung.
“Kalau ini bergerak bisa menambah multiplier efek sektor ekonomi lainnya dan bisa memulihkan dampak ekonomi,” pungkasnya. @Rudi
