Tidak hanya itu, lanjut Ratna, SiCepat Ekspres juga bertransformasi dengan memberikan layanan yang lebih canggih khususnya bagi sektor korporasi. Sebagai contoh layanan Clodeo, sebuah platform terintegrasi untuk yang melayani pemesanan hingga ke delivery management dan payment dengan cara digital. Layanan ini sangat tepat bagi para pelaku UMKM termasuk korporasi yang memiliki basis produksi di suatu wilayah namun konsumennya banyak di wilayah yang berbeda. Apalagi jika dipadukan dengan layanan Haistar yang secara penuh menangani pergudangan.
“Clodeo ini bisa memanage penjualan dan bagaimana mencatat penjualannya secara digital dan bisa dimanfaatkan oleh UMKM. Semua ini bisa terkoneksi dalam satu dashboard,” ujarnya.
Head of Shipper Academy, Putra Rizky Agung Usman menambahkan bahwa perusahaannya juga sangat komitmen mendorong agar biaya logistik atau ongkos kirim barang terus turun. Di tengah melonjaknya transaksi online mengharuskan penyedia jasa ekspedisi kebanjiran order.
Ia memaparkan, Pulau Jawa menjadi target pasar paling besar di Indonesia dimana 76,7 persen usaha e-commerce melayani pengiriman ke Jawa.
Sementara pengiriman paket ke wilayah timur Indonesia paling sedikit sehingga menyebabkan ongkir mahal. Di sisi lain ada sejumlah masalah yang dihadapi UMKM dalam hal pengiriman barang seperti kesenjangan fasilitas logistik, tidak memiliki laporan yang jelas terhadap penjualan dan inventory serta persoalan lainnya.
“Untuk itu kami dari Shipper menawarkan solusi layanan fulfillment center yang dilengkapi dengan sistem terintegrasi dan fasilitas yang memadai untuk pengadaan proses suplai chain,” ucapnya.
Keuntungan dari memanfaatkan layanan fulfillment center ini, lanjut Putra, penyimpanan produk dari UMKM akan tertata dengan baik berdasarkan klasifikasi barang dan tercatat dengan baik. Selain itu data penjualan barang baik online atau offline akan terintegrasi dalam satu sistem dashboard secara real-time. Kemudian sistem packing juga terstandarisasi dengan keamanan yang tinggi.
“Kita bisa membantu memberikan flow yang memudahkan UMKM terkait report barang baik yang masuk atau keluar termasuk invetory stock. Kita berikan omni channel sehingga pencatatan penjualan dari offline dan online terintegrasi,” pungkas Putra. @Rudi
