“Pada RUPS Tahun Buku 2021 bankjatim berhasil membagi dividen sebesar Rp. 52,11 / lembar saham. Nilai tersebut naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp. 48,85 / lembar saham. Secara keseluruhan, Total dividen yang dibagi kepada pemegang saham adalah sebesar Rp. 782.457.605.053,02 atau sebesar 51,37% dari laba bersih Tahun Buku 2021,” kata Busrul.
Khusus menyangkut perubahan susunan pengurus perseroan, lanjut Busrul diharapkan ada semangat baru bagi perseroan dalam menjawab tantangan dan peluang bisnis ke depan sebagai Bank Pembangunan Daerah.
“Kami berharap Bank Jatim bisa menangkap peluang yang ada dan bisa menjawab tantangan ke depan. Mengingat, potensi Jatim sangat besar untuk digarap khususnya UMKM serta digitalisasi perbankan,” jelasnya.
Busrul mengatakan, RUPS kali ini sepakat menetapkan rencana bisnis jangka panjang hingga tahun 2025. Diantaranya, akan fokus pada pengembangan bidang digital dan transformasi internal.
“Dukungan dari pemerintah daerah dan semua pihak akan sangat membantu langkah bank Jatim. Sebab potensi yang ada harus ada sinergi dengan berbagai pihak,” dalih Busrul Iman.
Senada Komut Bank Jatim, Suprajanto menambahkan bahwa Jatim merupakan gerbang Indonesia bagian timur sehingga potensinya sangat luar biasa jika bisa dikembangkan.
“Kami akan terus kawan dan mudah-mudahan dengan pengalaman kami selama 36 tahun di perbankan bisa memberikan insight kepada direksi agar bank jatim tumbuh dan sehat. Paling tidak bank Jatim bisa menggeser Bank Jabar Banten sebagai bank daerah nomor satu di Indonesia,” harap Suprajanto.
Diantara potensi yang bisa dikembangkan Bank Jatim ke depan adalag remitance serta pembiayaan bagi pekerja migran Indonesia asal Jatim yang jumlahnya cukup besar dan tersebar di berbagai daerah di Jatim.
“Selama ini segmen pekerja migran belum tergarap dengan baik. Artinya banyak ekosistem yang bisa dikembangkan,” dalih mantan Dirut BRI ini.
Masih di tempat yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga memberikan ucapan selamat kepada komisaris utama dan direksi bank Jatim yang baru. Selain itu orang nomor satu di Pemprov Jatim berharap ada penguatan dalam pengembangan bisnis ke depan.
“Selamat datang komisaris dan direksi yang baru. Beliau punya pengalaman dan jejaring sehingga seluruh penguatan beliau bisa berikan supportnya. Kedepan ini akan menjadi energi luar biasa,” pungkas Khofifah. nang
